7 Dinosaurus Penghuni Trans Studio Mini Semarang

Monday, August 28, 2017


"Banyumanik Macet! iki mesti gara-gara Transmart iki!" kira-kira begitu celetukan teman-teman di group whatsap semenjak Trans Smart Semarang dibuka menjelang lebaran kemarin. Salah satu efeknya, jalan arah Pudakpayung - Banyumanik jadi padat merayap.

Yasudahlah,. Gimana kabarnya liburan? opor ayam sama ketupatnya sudah habis kah? dalam rangka nyenengke anak dan hasrat ibunya, jalan jalan lah kita ke Transmart Semarang dengan tujuan di wahana bermain Trans Studio Mini. Mumpung uang THR masih ada, mubazir kalau sampai ada sisa. *kemaki, kemudian disampluk T-Rex*.

Ada mainan apa saja di Trans Studio Mini Semarang?
Banyak sekali jenis game/mainan untuk anak-anak, dari kelas odong-odong, kereta, game ding-dong, dan permainan ketangkasan pun ada. Kadang kuda putih yang pake celana gemes pun ada #eh.

Lalu wahana apa yang paling ramai?
Masuk kategori ramai menurut saya itu seperti permainan tong setan dan ombak banyu di pasar malam, di mana penontonnya sampai geger teriak, menjerit, sampai lompat lompat dalam durasi lebih dari 10 detik. Lalu wahana apa yang masuk dalam ketegori ramai bagi warga semarang yang doyan gumunan kalau ada yang baru? Ya, ada. Roller Coaster yang antriannya mengular.

Menjerit dan teriak di Roller Coaster itu hanya untuk orang lemah.
Saya? No!
Kalau naik roller coaster, saya hanya meringis nahan nyeri di kantung kemih.

Lalu Apalagi yang menarik di Trans Studio Mini Semarang?
Unik bagi tiap orang pasti berdeda, begitu juga dengan Bian, keponakan saya yang tersepona dengan dinosaurus yang bisa geleng geleng, berkedip, bergoyang dan menjerit jerit minta dilepas dari kandanganya. Semua nama dinosaurus dia tahu.

"Ibu, kuwi stegosarus, kuwi leher panjang, T-Rex-e gedi ya, buk." dan ibunya yang menenteng lemak ekstra di perut, pantat dan pahapun kuwalahan menuruti kemauan anaknya, sampai isi ulang kartu tiket.

Paling mencolok adalah penampakan dinosaurus berleher panjang yang menjaga Menara Eifel, lokasinya di depan eskalator, tempat pertama kali pengunjung masuk. Itu baru satu, Lalu seperti apa penampakan dinosaurus lain yang menghuni rans Studio mini semarang?

1. Stegosaurus, geleng geleng dan mengibaskan ekornya. Ukurannya yang setara kambing membuat gemas pengunjung untuk menyiwel pipi dan bibirnya, bahkan ada yang mencolok matanya.
2. Triceratops mengangguk-angguk dan berkedip seperti minta kacang. Namun sayang, Eye shadow di mata dan lipstick di bibirnya mulai pudar karena keseringan dielus pengunjung.
3. Tyranosaurus Rex menguap di balik kandang di sebelah pojok timur. Mungkin kalau ada atraksi sembur api bakal lebih dramatis dan panas.
4. Pteranodon bergelangtungan di langit trans studio mini, gondal-gandul berpasangan. Tentang jenis kelaminnya saya kurang begitu paham di mana membedakannya.
5. Brachinosaurus, Dinosaurus yang bertubuh besar, leher dan ekor panjang, dan lubang hidung yang lumayan besar ini berkeliaran di wahana perahu kano air dan ada di bawah menara eifel.
6. Ultrasaurus atau Mamenchisaurus sepertinya juga ada, namun saya kurang begitu bisa membedakan bentuk fisiknya. Nanti saya tanyakan ke Bian yang lebih paham nama namanya.

Berikut ada kompilasi Video 7 dinosaurus yang ada di Trans Studio Mini Semarang. Dibantu koreksinya kalau ada yang salah yak.


You Might Also Like

6 komentar

  1. di Palembang masih on progress untuk dibangun Trans Studionya, cuma semoga aja harga tiketnya gak terlalu tinggi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk harga yang di semarang, itu 5 kali sampai 10 kali dari harga tiket di pasar malam..

      Delete
  2. Pengen coba naik roller coasternya tapi mahal banget, 30k cuma dua kali putaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mending naik BUS pantura aja. bisa seharian

      Delete
  3. Aku moco postingan iki kok malah ngekek yo mas, jian tenan. Jogja juga ada Trans Studio mini, lebih duluan dibanding Semarang. tapai karang aku wong ndeso, rung sempat dolan mrono.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pisan pisan wong ndeso dolan kuto, mba. koyo aku, biasane dolan sawah, saiki turun gunung nang moll

      Delete

Followers

Find us on Facebook

Loenpia.net

ID Corners

Statistik

Blog