5 Cara Meningkatkan Loading Website

Tuesday, March 24, 2020


Masih musim buffering gak sih? ketika buka halaman blog muser-muser terus, lemot. Endingnya mutung dan ditinggal. Kalau koneksi internet masih H+ sih bisa dimaklumi, tetapi sungguh terlalu jika koneksi sudah 4G dengan kecepatan 20Mbps tapi masih buffering, muser-muser doang halaman gak tampil. Berarti ada masalah dengan halaman blogmu.

Pemilik website tentunya sangat perlu memperhatikan cara meningkatkan loading website demi kenyamanan para pengunjung. Saat loading website cepat, maka pengunjung akan betah berlama-lama berada di halaman website Anda. Yuk, cari tau bagaimana cara untuk meningkatkan loading website!

Baca juga : cara mempercepat website Anda

Tutorial dan Cara Meningkatkan Loading Website untuk Pemula

Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan loading website:

1. Melakukan tes kecepatan blog
Tes kecepatan loading website dengan bantuan beberapa tools ini, gratis!. Misalnya, Gtmetrix, pingdom, webpagetest, test my site, serta google page speed insight. Jika hasil yang ditunjukkan dari setiap tool berbeda, maka pilih yang paling sering digunakan, yaitu Gtmetrix dan Pingdom.

Dalam tampilan yang ditemukan setelah menggunakan Gtmetris, terdapat juga rekomendasi cara untuk meningkatkan kinerja loading website dalam bentuk kolom yang berwarna. Sedangkan Pingdom, menampilkan hasil tes kecepatan dalam bentuk huruf.

2. Menggunakan plugin sesuai dengan kebutuhan
Cara meningkatkan loading website yang kedua adalah memperhatikan penggunaan plugin pada blog Anda. Sering kali, ditemukan berbagai blog yang menerapkan plugin secara berlebihan tanpa menyesuaikannya dengan isi konten. Plugin yang ada tidak menambah beban untuk website, akan tetapi fungsi yang dimilikinya menjadi tumpang tindih, sehingga kurang optimal.

Penggunaan plugin diterapkan untuk hal yang penting, kemudian baru disesuaikan dengan kebutuhan dari isi website. Plugin SEO dapat membantu untuk meningkatkan jumlah visitors atau penjualan berbasis online dengan RankingCOach SEO Tool. Caranya dengan menganalisis website serta membimbing pemilik website, supaya website yang dimiliki lebih baik kinerjanya.

Penggunaan RangkingCoach bagi dunia marketing online, sangat mudah didapatkan dan sederhana. Pemilik website cukup mengerjakan bagian dasar dari isi web, lalu ranking akan meningkat secara otomatis selama pemilik website konsisten dalam hal pengoptimasian situs. Selanjutnya, ada plugin keamanan dasar serta plugin tambahan yang dapat diinstall kapan saja. Plugin yang terdapat di halaman website dapat dinonaktifkan atau dihapus saat sudah tidak digunakan kembali.

3. Mengecek alat media yang digunakan oleh pengunjung
Gadget atau teknologi yang digunakan oleh para visitors saat berkunjung ke halaman website Anda, dapat dilihat melalui google analytics setelah berhasil mendaftarkan URL ke google search console dan telah selesai melakukan verifikasi.

Pada tampilan google analytics, dapat ditemukan kolom bertuliskan alat apa yang sering digunakan. Maka, akan terlihat gambar handphone, pc atau desktop, dan tablet. Untuk informasi lebih rinci, masuk ke bagian menu ‘Acquisition’, pilih menu ‘search console’, lalu pilih menu devices.

Setelah terbuka, akan terlihat kolom dengan rincian persentase dan angka dari setiap gadget yang digunakan oleh pengunjung blog. Dengan informasi tersebut, pemilik website dapat mengoptimalkan tampilan laman website dengan pilihan tema yang cocok untuk gadget yang sering digunakan pengunjung blog.

Baca juga : hosting murah untuk loading website cepat

4. Melakukan optimasi pada gambar
Pengecekan pada tampilan gambar yang ada pada laman website sangat diperlukan. Karena, gambar yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mempengaruhi jumlah visitors website. Ukuran gambar melebihi dari kapasitas yang ada, akan berdampak pada kecepatan terbukanya website yang dimiliki.

Segera lakukan perubahan gambar yang ditampilkan dengan ukuran standar untuk mempercepat loading website. Terutama bagi web yang menampilkan isi berupa wisata, penawaran tiket pesawat, dan sejenisnya. Pasti akan sering menampilkan gambar dalam ukuran besar guna menarik perhatian para pengunjung laman website mereka.

Usahakan gambar yang diupload ke laman web, tidak memiliki ukuran mencapai 1 MB ke atas. Dimensi gambar yang berukuran 600-800 pixel, sangat dianjurkan untuk meminimalisir terjadinya buffering saat membuka laman blog atau website. Selain itu, dapat juga menggunakan bantuan tools untuk memperkecil ukuran gambar, diantaranya wpSmush it, reSmush.it, Shortpixel, dan lain sebagainya.


5. Pilih tema tampilan yang tidak terlalu ribet
Pemilihan desain untuk tampilan tema pada laman website menjadi kunci suksesnya website seseorang. Salah memilih tema, dapat memperlambat kinerja loading website, karena tema yang digunakan memberatkan website.

Hal mudah yang dapat dilakukan dengan menggunakan tema yang memilki review paling bagus dari para blogger lainnya. Bisa juga menggunakan salah satu tema dari laman website berbayar, yang menyediakan berbagai tema gratis maupun berbayar dengan fitur yang cukup lengkap. Tema gratis belum tentu desainnya jelek, jadi cerdas saja dalam mencari dan memilih tema-tema menarik untuk diaplikasikan kedalam website yang dimiliki.

Itu dia, 5 cara meningkatkan loading website supaya pengunjung tidak merasa kesal dan kecewa saat membuka laman website Anda. Memanjakan pengunjung merupakan tugas utama bagi Anda para pemilik blog atau website. Nah, kecepatan loading website inilah yang menjadi salah satu kenyamanan paling dicari oleh pengunjung.

You Might Also Like

6 komentar

  1. Masih sering mengalami permasalahan kecepatan pada saat landing page. Beberapa diutak-atik, yaa akhirnya lumayalah.

    Sekarang setiap gambar/foto yang posting di blogku sebisa mungkin ukurannya dibawah 150kb. Syukur2 bisa dibawah 100kb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa juga karena pengarung theme atau template dan yang sudah dijelaskan di atas.

      Kalau per artikel, ukuran gambar juga pengaruh. Kalau dikasih gambar highress 6MB lebih lak njepat.

      Seperti gambar di artikel ini dan di semua gambar di sini gak lebih dari 150kb dengan size width 640 pixel.

      Delete
  2. Kalau biasanya meresize foto di PicsArt sebelum posting di blog, biar nggak berat ya dibukanya Mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai aplikasi apapun bisa mba, tapi aplikasi resize gambar yang di atas cukup mempermudah proses.

      Yang penting ringan dimuat smartphone. Biasanya dibawah 200kb.

      Di blog mba dew, biasanya sizenya berapa?

      Delete
  3. Nomor 2 tu perlu diperhatiin, pasang yang penting-penting aja. Jangan segala macem gambar gif lu masukin ke blog owkokwokwokwokw *mode nyinggung :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. termasuk plug in yang udah gak kepake kudu di take down... eh COPOT

      Delete

Followers