Uniknya Pendakian Puncak Botak Gunung Ungaran Jalur Timur

Monday, December 19, 2016

landscape-puncak-botak-gunung-ungaran
Landscape dari Puncak Botak Gunung Ungaran, by Dhavers
Setelah sempat tersesat ria di tengah hutan antah berantah yang sepi, menyibak alang-alang membuka jalan dan hampir nekat melompati jurang yang berujung jalan buntu. Akhirnya kesampaian juga menginjak tanah gembur di Puncak Botak dengan pemandangan yang unik di Jalur Timur Gunung Ungaran. Lalu apa keunikannya?

Baca Cerita sebelumnya: Pengalaman Tersesat di Gunung Ungaran


FYI: Yang mempopulerkan jalur ini adalah para pelari Semarang Runners. Kadang ada agenda ngetrail tiga atau empat bulan sekali melewati jalur ini. Desember tahun lalu, rombongan makhluk asing berkaki baja menginvasi jalur ini, berebut podium UngaRUN Trail sejauh 27KM.
 
"Kalau dihitung, aku sudah ke sini 4 kali, Mas" Tegas Jendri di tengah perjalanan menembus hutan pinus.

Sabtu, 29 oktober 2016, saya dipandu oleh  Jendri, seorang pelari legend dengan ilmu ceker sakti dari Semarang yang pengucapan huruf "R-nya" sangat unik. Konon dia sudah khatam jalur naik turun Gunung Prau - Dieng, Merapi-merbabu dengan hanya telanjang kaki (barefoot). Sepertinya dia iba kepada saya dan rombongan yang tersesat 2 minggu yang lalu, kemudian berbaik hati menawarkan jadi pemandu.

"Tadi lewat mana?" Tanya saya kepada Jendri yang baru saja sampai di BC Mawar

"Lewat jalur pendakian mas, males kalau lewat sidomukti, banyak pos cegatan" Jawabnya sambil memeriksa isi tas hydropack. Saya hanya mengangguk dan mengamininya.

jalur-start-pendakian-puncak-botak
Jalur Start Pendakian Puncak Botak Jalur Timur

Jalur Timur Banyak Cabang yang menyesatkan

Pukul 8.30. Pagi yang cerah dan hangat untuk naik gunung, sepertinya doa saya semalam didengar oleh sang pelukis alam. Langit nampak biru bersih tanpa kapas bergumpal putih dan udara bersih khas pegunungan menyegarkan paru-paru. Matahari mulai meninggi dan daun-daun hijau pohon pinus pun melambai-lambar, seperti melempar kode bagi kami untuk bergegas mulai melangkahkan kaki.

Perjalanan menuju puncak botak saya perkirakan memakan waktu 2-3 jam saja jika dimulai dari BC mawar. Petunjuk paling mencolok jalur ini adalah jembatan jalur sepeda downhill dan tiang listrik sebagai pintu start. Kemudian dilanjutkan melewati hutan pinus, menyibak rumput gajah, kebun kopi, hutan primer dan padang alang-alang yang menanjak.

Sepertinya mudah bukan? namun menemukan jalan yang benar bukanlah perkara mudah di jalur ini, bahkan bagi yang pernah melewatnya sebanyak 4 kali (lirik pelari legend ceker sakti). Kenapa? lanjutkan bacanya!

Jalur ini menawarkan banyak kejutan, termasuk banyaknya percabangan yang menyesatkan setelah melewati kebun kopi menuju hutan. Kalau salah ambil jalan, bisa-bisa tembus kebun sereh dan jurang. Jalur Timur menuju Puncak Botak ini jarang dilewati pendaki "kulas gendong". Hanya kami dan penyadap getah pinus, pencari rumput, kayu dan pemburu jamur yang biasa menyusuri jalur ini. Oleh karenanya, terbentuk banyak sekali percabangan dan jalan setapak yang menyesatkan. Diperparah dengan tingginya rumput menutupi jalan setapak dan tidak adanya papan petunjuk arah menuju puncak, hanya ada panah putih dari pilox yang digambar di batang pohon yang entah, belum jelas mau ke mana tujuannya.

percabangan-puncak-botak-ungaran
Ambil kanan naik, Percabangan yang mesesatkan puncak botak


Lalu mana jalan yang benar menuju puncak botak?

Ada istilah "banyak jalan menuju roma", Menuju puncak botak juga ada banyak jalan, bahkan kita bisa membuka jalan sendiri. Tapi supaya menghemat waktu dan tidak berujung lompat jurang, lebih baik ikuti saja jalan yang sudah ada. Berikut jalannya:

Setelah melewati kebun kopi dan mulai muncul semak semak, akan ada pertigaan (lihat foto di atas). Di mana jika ke kiri tidak ada jalan setapak, lurus akan menuju ke antah berantah, nah... kita ambil jalan setapak ke kanan yang naik. Setelah sampai di percabangan berikutnya, yaitu di KM 1.5 dari start jika diukur dari GPS, ambil jalan lurus yang tidak terlalu jelas, karena jika ambil kiri mentok akan sampai di jurang dan kebun sereh. Tonton video di menit 3:32.

Dari sini naik lurus saja, jika menemui hutan yang semakin gelap dengan bentuk yang mengular, besar, unik dan berlumut yang berujung padang alang alang yang tinggi, maka kamu masih di jalan yang benar. Untuk sampai sini, di perbatasan hutan dan padang alang-alang sudah menempuh jarak sekitar 3KM.

hutan-puncak-botak-gunung-ungaran
Hutan penuh pohon-pohon unik

Teman Perjalanan ke Puncak Botak Yang Berisik

You never walk alone, kamu tak akan berjalan sendirian jika sudah sampai sini, pasti bakal ramai, karena akan ada lalat yang setia menemani hingga ke padang alang-alang. Bapak penyadap getah pinus yang saya temui di perjalanan dan penjaga basecamp, menyebutnya "tlisip", lalat ini sering muncul di musim hujan.

puncak-botak-lalat-tlisip
Lalat Tlisip, teman seperjalanan menuju puncak botak Ungaran
Gigitannya lumayan nylentep, nyelekit dan sakit seperti gigitan nyamuk, namun 3 kali lipat sakitnya. Jadi ada baiknya kamu pakai baju lengan panjang, celana panjang, topi dan buff untuk menutupi kepala dan telinga supaya tidak terganggu dengan lalat tlisip ini. Tapi kalau mau uji fisik bisa pakai hotpants, bukan hanya "lalat-lalat" yang suka.

Lalat tlisip ini suka hinggap di tempat yang berkeringat dan gelap, terutama bagian pantat. Menurut penjaga BC mawar, supaya terhindar dari lalat ini, jangan memakai pakaian yang gelap dan jangan kentut sembarangan (kalau kentut, itu hanya asumsi saya saja). Kita lupakan soal lalat, cuek! anggap saja teman perjalanan yang nyebelin yang darahnya halal untuk dikampleng lalu dibikin keripik.

Apa Keistimewaan Puncak Botak dari Jalur Timur ini?

Lega rasanya ketika menemui padang alang-alang, selain tidak ada lagi lalat berisik yang menguntit, indahnya pemandangan alam pegunungan Ungaran mulai bermunculan satu per satu. Setelah naik beberapa menit dan menemui tempat yang lapang kita akan mendapatkan pemandangan yang cukup bagus sembari beristirahat dan mengisi tenaga. Di sisi timur, saya melihat tempat saya nyasar kemarin, yaitu padang sereh dan jurang yang ternyata memang tidak ada jalan. Bisa jadi bangkai, jika waktu itu saya tetap nekat nyeberang jurang.


Saya sudah membayangkan suasana dan indahnya pemandangan di Puncak Botak ini. Ada pendaki yang menyebutnya dengan Puncak Gundul dan Puncak Batok, karena di sekeliling hanya ada alang-alang tanpa pepohonan. Padang alang-alang begitu luas mengular dari ujung ke ujung. Sebelah kiri adalah jurang dengan pepohonan hijau yang rimbun menuju gedong songo, lalu jalur menuju puncak botak berupa punggungan dengan jurang yang begitu menantang.

Namun kehendak alam berkata lain. Tiba-tiba negara angin dan air mulai gaduh, pemandangan yang sedang saya nikmati mendadak sirna dihapus oleh kabut, hujan dan badai yang menutupi seluruh lereng ini. Kami bergegas melanjutkan perjalanan sebelum hujan makin deras.

Alamaaak! Jalan menuju puncak botak tertutup kabut dan alang-alang yang tingginya sampai menutupi kepala dan jarak pandang hanya 5 meter. Sesampainya di Puncak Botak hujan malah makin deras, tak mungkin kami bertahan di atas sini dalam kondisi seperti ini. Kami pun turun mengandalkan dengkul dan mengadu pantat dengan tajamnya alang-alang.







Singkat Cerita, hari ini saya berhasil sampai di puncak botak dan kembali ke titik awal dengan jarak tempuh sekitar 9KM dan waktu 7 jam. Horeee... Ahayyy... Jebret... lambaikan tangan kepada 4 gadis yang ikut tersesat kemarin.

Cerita lebih lengkapnya bisa tonton video berikut yang lumayan dramatis. Maaf nih, suaranya kurang begitu jelas karena kamera xiaomi yi tertutup rapat waterproof, tapi tenang, sudah ditambahkan text. Andaikan pakai Kamera Mirrorless dan speaker external mungkin akan lebih bagus. Kayanya saya harus anggaran lagi untuk beli aksesoris di tempat Jual Kamera Online.

Overall perjalanan cukup asyik walaupun tidak sesuai ekspektasi, hujan deras, kabut, dan bonus agenda tersesat (lagi). Semoga lain kali bisa menikmati puncak botak dengan cuaca yang bagus.

Oh iya, saya bersyukur, Alhamdulilah bisa kembali dengan sehat walaupun ada tragedi rem blong waktu pulang. Tunggu kelanjutan ceritanya yak. Sekarang ditonton dulu videonya.




You Might Also Like

4 komentar

  1. Syukurlah nggak tersesat lagi mas Slam...haha
    Berarti waktu muncak sama cewek-cewek itu modus kali, wkwkwk :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. egak mba, egak, sumpah!
      yg ini juga kesasar, lupa jalan mana yang benar sampe molor hampir 1km

      Delete
  2. baru tahu kalo ada dan lewat jalur ini. aku kirain mlipir dari jalur puncaknya..hehhehee
    bisalah dijadiin referensi buat ke puncak botak..hehhee
    videonya keren mas slam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mlipir dari jalur puncak ungaran juga bisa.
      banyak jalan menuju puncak botak

      Delete

Followers

Find us on Facebook

Loenpia.net

ID Corners

Statistik

Blog