Selasa 2 Mei, sebelumnya saya mau mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 465 untuk kota kelahiran saya Semarang tercinta . Menjelang ulang tahunnya semarang mengelar banyak acara yang sangat meriah, diawali dengan pembuatan rekor lumpia terpanjang, sepanjang 465 meter pada tanggal 22 April, dilanjut dengan Semarang Night Carnival 28 April sabtu kemarin.
Sayang sekali saat pembuatan rekor lumpia terpanjang di balaikota saya tidak bisa hadir, padahal saya pengen banget mengulur dan mengukur panjang lumpianya, ditambah penasaran stadium akhir untuk mencicipi rasa lumpia yang berisi adonan jantung pisang.
Semarang Night Carnival ternyata berhasil menyedot perhatian banyak orang, yang hadir bukan hanya warga semarang, tetapi juga dari luar kota yang ingin menyaksikan pawai. Kebetulan saya dan teman loenpia.net ikut andil dalam memacetkan dan rusuh ditengah rombongan.
Showing posts with label semarangan. Show all posts
Showing posts with label semarangan. Show all posts
02 May 2012
27 February 2012
Anak Semir Sepatu - Masjid Baiturahman
Kemarin Jumat saya kopdar JAMU bersama para tukang loenpia di Pujasera Simpang Lima. Untuk menghemat waktu, saya langsung ke TKP sepulang kerja, eh ternyata saya datang 90 menit terlalu awal dari jadwal meetup pukul 19:00. Perjalanan Ungaran - Simpang Lima lumayan bikin kerongkongan dan gigi saya kering, jadi mampirlah saya ke kucingan depan Masjid Baiturahman sekedar mendinginkan pantat dan membasahi gigi.
Langit mulai gelap dan suara Adzan Magrib berkumandang, Muadzin memberi tanda bagi para muslim untuk menunaikan sholat. Saya tinggalkan teh hangat dan gorengan super renyah untuk melangkah ke Masjid Baiturahman (tumben nih saya waras). Setibanya di tangga masjid saya langsung dihadang 2 anak kecil yang menawarkan semir sepatu "mas semir mas, buat biaya sekolah mas, seikhlasnya saja".
"gak usah dek, makasih" saya menolak, namun 2 anak itu terus menawarkan semir sampai saya duduk ditangga dekat pintu tempat wudhu dan melepas sepatu. Akhirnya 2 anak itu menyerah dan balik kanan begegas mencari orang lain yang memakai sepatu pantofel untuk ditawari semir, lagi lagi dengan alasan buat biaya sekolah.
![]() |
| Anak Semir Masjid Baiturahman - Menggosok sepatu |
"gak usah dek, makasih" saya menolak, namun 2 anak itu terus menawarkan semir sampai saya duduk ditangga dekat pintu tempat wudhu dan melepas sepatu. Akhirnya 2 anak itu menyerah dan balik kanan begegas mencari orang lain yang memakai sepatu pantofel untuk ditawari semir, lagi lagi dengan alasan buat biaya sekolah.
25 October 2011
10 tempat angker di semarang
Suka duka siaran itu ada-ada aja, kali ini saya mau cerita berita dukanya. Kemarin malam waktu saya siaran di radio loenpia dengan tema "Bincang Bencong Tempat Horor di Semarang" ada kejadian aneh, judulnya emang aneh, ada kata bencong-nya. Bukan, bukan judul yang bikin aneh, tetapi karena ada kejadian yang bikin bulu kuduk berdiri.
selasa kemarin malam saya siaran bersama DJ @Jeepban dan narasumber cewek bernama @Namythachandra seorang mahasiswi kebidanan disemarang. Satu cerita, dua kisah seram, tiga setan disebut, tempat horror dan angker dibahas cukup menyeramkan, sampai pada tengah-tengah cerita, bulu kuduk berdiri dan terjadilah. (sound effect serigala melonglongg auuuuuuuuuu ah gelap)
selasa kemarin malam saya siaran bersama DJ @Jeepban dan narasumber cewek bernama @Namythachandra seorang mahasiswi kebidanan disemarang. Satu cerita, dua kisah seram, tiga setan disebut, tempat horror dan angker dibahas cukup menyeramkan, sampai pada tengah-tengah cerita, bulu kuduk berdiri dan terjadilah. (sound effect serigala melonglongg auuuuuuuuuu ah gelap)
![]() |
| Ilustrasi Uji Nyali, penampakan di Lawang sewu |
05 October 2011
Kota Lama Semarang - Little Netherland
Kota Lama atau Kota Tua Semarang yang dijuluki The Little Netherland ini menyimpan 1001 cerita dibalik bangunan tua yang unik bernilai sejarah tinggi. Kota peninggalan kolonial belanda ini menjadi pusat perdagangan sekitar tahun 1700-an, dan sekarang menjadi peninggalan sejarah yang eksotik.
Gereja Blenduk sebagai icon kota lama sekaligus menjadi pusat pemerintahan pada waktu itu, Arsitektur bangunannya sangat khas dan Eropa banget. Pernah ke Belanda? cuma nanya doang, saya juga belum pernah!!, nah bangunnya seperti yang ada dikompeni sana, mulai dari ukuran pintu yang besar dan panjang, jendela, tembok tebal, kaca-kaca mozaik, atap yang tak lazim, sistem ventilasi, tak jarang pula ada ruang bawah tanah seperti di Lawang Sewu.
Gereja Blenduk sebagai icon kota lama sekaligus menjadi pusat pemerintahan pada waktu itu, Arsitektur bangunannya sangat khas dan Eropa banget. Pernah ke Belanda? cuma nanya doang, saya juga belum pernah!!, nah bangunnya seperti yang ada dikompeni sana, mulai dari ukuran pintu yang besar dan panjang, jendela, tembok tebal, kaca-kaca mozaik, atap yang tak lazim, sistem ventilasi, tak jarang pula ada ruang bawah tanah seperti di Lawang Sewu.
12 September 2011
"Kamu Berubah" Simpang Lima Semarang
"Kamu berubah!!!" Simpang Lima Semarang sekarang berubah. Sudah pernah ke semarang sebelumnya? nah kalo sudah pernah tau, sekedar info saja, sekarang simpang lima semarang berubah menjadi tambah bersih, rapi, nyaman dan menjadi lebih baik tentunya. ( simpang lima, 10/9/11)
Saya belum begitu jelas tentang konsep kawasan simpang lima sendiri, nanti kalau Pak Sumarmo Walikota Semarang mampir kerumah akan saya tanyakan (sok penting banget). Jalan pahlawan yang dulu sumpek dengan grobag, tenda pedagang kaki lima yang menjajakan tahu gimbal dan tetek bengeknya, sekarang sudah bersih, rapi, lapang dan nyaman menjadi tempat tongkrongan AGS (Anak Gaul Semarang), maaf no foto bukan berati HOAX.
JADI BEGINI :
Gak ada hujan, topan, badai atau Syahrini latah "alhamdulilah yahh sesuatu banget", mendadak dangdut saya jadi Tour Guide abal-abal 2 hari penuh disemarang. Merangkap sebagai tukang ojek, pengasuh, pelatih basket, dan biduan demi 3 turis dari Jakarta dan bandung yang menyasarkan diri disemarang dengan berbagai modus operanding, dimana salah satu modusnya sudah saya endus sejak lama.
Saya belum begitu jelas tentang konsep kawasan simpang lima sendiri, nanti kalau Pak Sumarmo Walikota Semarang mampir kerumah akan saya tanyakan (sok penting banget). Jalan pahlawan yang dulu sumpek dengan grobag, tenda pedagang kaki lima yang menjajakan tahu gimbal dan tetek bengeknya, sekarang sudah bersih, rapi, lapang dan nyaman menjadi tempat tongkrongan AGS (Anak Gaul Semarang), maaf no foto bukan berati HOAX.
JADI BEGINI :
Gak ada hujan, topan, badai atau Syahrini latah "alhamdulilah yahh sesuatu banget", mendadak dangdut saya jadi Tour Guide abal-abal 2 hari penuh disemarang. Merangkap sebagai tukang ojek, pengasuh, pelatih basket, dan biduan demi 3 turis dari Jakarta dan bandung yang menyasarkan diri disemarang dengan berbagai modus operanding, dimana salah satu modusnya sudah saya endus sejak lama.
09 February 2011
Nenek Penjual Opak Jalan Pamularsih
![]() |
| nenek penjual opak pamularsih |
Saya melihat seorang Nenek berdiri dibawah pohon membawa bakul plastik berisi Opak (jajanan terbuat dari singkong). Nenek ini umurnya sekitar 80 tahunan, wajahnya keriput, pipinya kempot, kulitnya hitam tersengat matahari, punggungya agak bungkuk memakai jarik batik warna coklat dan kerudung hitam terduduk lesu, mungkin kepanasan dan kelelahan (berkata dalam hati). Lampu lalulintas menyala hijau, saya pun melenggang tanpa memperdulikan nenek ini karena terburu-buru.
Selang beberapa minggu saya lewat Jalan Pamularsih sekitar pukul 12 siang pulang dari Seminar Bedah buku di STEKOM Siliwangi. Nenek ini berjalan menyusuri trotoar sambil menggendong keranjang berisi opak, sepertinya habis jualan di Sekolah Dasar yang tak jauh dari situ. Kalau melihat dia menggendong bakul, saya jadi teringat dengan nenek saya yang meninggal 2008 lalu. Nenek saya sering membawa padi dan sayuran dari kebun untuk dijual ke pasar memakai keranjang bambu.
Saya pun berbalik arah di depan SMA Pamularsih (koreksi misal salah nama) dan menghampiri nenek yang sudah mangkal ditempatnya biasa berjualan Opak. "mbah tumbas opaknya mbah..." Saya cuma berniat membeli sedikit saja untuk cemilan dirumah, berapapun nenek ini menyebutkan harga akan saya bayar, tidak disangka dibungkusnya 1 kresek plastik penuh. Lalu saya tanya sambil merogoh uang di kantong celana, sepertinya ada 10ribu kembalian beli bensin tadi pagi "wah kok katah men mbah? pinten niku?". Si nenek pun menjawab dengan suara pelan menundukkan kepala "tigang ewu mas" dalam bahasa Indonesia berarti "tiga ribu rupiah mas" dia masih mengisi plastik sampai penuh.
Duh kok murah banget ya, buat cemilan sendiri 1 hari pun gak bakal habis, lalu aku berikan saja semua uangnya. "niki mbah artone, mboten sah disusuki" 1 kresek penuh opak saya ambil dari jari-jari tuanya , sedangkan nenek itu berucap lirih dari pipinya yang kempot "matursuwun".
Sejenak aku duduk di jok motor sambil memandang nenek penjual opak itu, dia masih dengan pose yang sama berdiri dipinggir jalan. Mungkin sekilas orang yang lewat akan mengira dia seorang pengemis, tapi dia bukan pengemis. Sungguh Tak tega, sudah tua, jualan dipinggir jalan, tersengat terik siang hari, pantasnya dia menimang cucu di rumah.
Kasihan, tapi mungkin lebih tepatnya salut atas perjuangan nenek itu dibandingkan dengan orang-orang yang mengemis menengadahkan tangan meminta belas kasihan dengan wajah memelas sedangkan umurnya masih muda dan kuat untuk bekerja. Siapa sih yang mau dikasihani? membebani orang lain? Mungkin nenek ini juga tidak mau dikasihani atau membebani orang lain (anaknya).
Oiya tadi nanya-nanya sedikit sama nenek ini, katanya dia berjualan opak di sekitar SD pamularsih sejak pagi hari, misalkan anak anak sekolah sudah pulang dan opaknya masih banyak, dia beralih tempat di pinggir jalan berjualan opak sampai habis. Opaknya enak kok, gurih dan gak berminyak, aroma singkongnya masih terasa dengan taburan seledri garing.
Kalau lewat di Jalan Pamularsi dan menjumpainya, beli opaknya ya? lumayan buat cemilan waktu nonton bola atau lembur bikin tugas.
07 February 2011
Pasar Semawis 2011
| Oky, slam, indah menuliskan harpan, dan mengantungkann di pohon, foto by Mizan |
Sabtu 29/1/2011, 5 hari sebelum perayaan Imlek saya menggelandang bersama Mizan, Oky, dan Indah. Ini adalah pengalaman pertamaku blusukan menjajah Pasar Semawis, ya ya ya silakan bilang katrok!! saya memang orang semarang asli, tetapi belum pernah ke semawis, tau namanya tapi belum tahu tempatnya. Ternyata eh ternyata waktu siang hari saya pernah kesasar disini waktu nyari toko komputer mau service lektop.
Pertama kali menginjakan kaki disemawis, yang saya rasakan adalah ramai, warna merah dan banyak kuliner berbahan daging (cleguk). apa yang anda rasakan kalau susananya seperti ini? eaaa Es Conglik rasa duren yang beku pun akan lumer seketika. Begitulah kira kira menggambarkan kemeriahan dan padatnya pasar ini. Lampion merah menyala, spanduk bertuliskan Gong Xi Fat Cai merah bertebaran terpamapang disetiap tenda. Ribuan pengunjung beriringan berjalan mencari stand, jajanan, dan tontonan disepanjang jalan Kampung pecinan.
![]() |
| Ramainya Pasar Imlek Semawis 29/1/11 |
Lek jadi kalau ke semarang weekend jangan lupa mampir ke Pasar Semawis, siapa tahu bertemu dengan saya.
26 October 2010
Nglimut, Pemandian Air panas Gonoharjo
| nglimut, pancuran pemandian air panas Gonoharjo |
Jalan disini sudah bagus, jalan sudah diplester dan bila kita kelelahan berjalan bisa mampir di warung yang terdekat. wisata pemandian ini ramai dikunjungi saat mendekati puasa dan setelah lebaran. Tapi hari biasa sabtu dan minggu juga banyak yang berkunjung. Orang baramai ramai ingin merasakan hangat dan khasiat air belerang disana yang konon katanya bisa menyebuhkan berbagai penyakit kulit. karena mengandung sulfur.
| sumber air panas (belerang) |
| ini sumber air panasnya, terlihat mengeluarkan gas dan asap |
| tempat pemandian, ukuran sekitar 7x5 meter |
View Larger Map
foto Nglimut yang lain, saya sharing [disini photo]
.
30 September 2010
Paintball, Feel The Real Pain
Sudah berabad-abad tidak menjamah blog yang acak adul ini (berasa sudah begitu lama). Yak postingan kali ini cuma laporan event aja yang mungkin bisa jadi alternatif sodara-sodari untuk mengisi liburan dan mencari tantangan baru.
Yak jadi begini...
Hari minggu lalu slam dan sobat kucingers halalbihalal di Ngrembel Asri, acaranya temu kangen, silaturahmi, "PAINTBALL" dan makan-makan, simple banget. Eh gak se simple itu karena kita ber-13 main paintball di ladang pemancingan Ngrembel.
Nah Saya mau cerita sedikit tentang paintball, jadi paintball tergolong olahraga yang extreme stelah skateboard dan wall climbing. Anda yang menyukai olahraga extreme pasti akan tertarik mencobanya (seperti saya). Konon Paintball ini berasal dari Amrik tahun 70an, dan sekarang berkembang ke Eropa dan menular ke Gunungpati City.
![]() |
Dengan seragam tentara saya terlihat macho dan gagah ya?
(AWASS PROTES BACUK!!)
|
Ternyata prakteknya dilapangan sangat berbeda dengan bayangan saya, saat target didepan sudah pas dan siap menembak, pada saat pelatuk ditarik eh tembakan melencong ke kiri, tembak lagi ketinggian, menembak lagi malah mlempem pelurunya keluar tidak ada jarak 5 meter, terlalu semangat menembak eh malah pelurunya keluar semua, tumpah. setelah 10-20 tembakan baru bisa normal. (ini yang salah senapannya atau yang megang senapan ya?).
Sesi Pertama sukses menang telak, berhasil menembak 3
Paintball itu olahraga extreme, saya jadi membayangkan bagaimana situasi real para tentara di medan perang sana. Bagaimana perasaan, kencangnya detak jantung, dan bagaimana lelahnya, padahal mereka hanya memakai helm dikepala. Kalau dengan peluru sungguhan mungkin saya sudah almarhmum dari awal peperangan. Praktek Dilapangan yang ada hanya mencari selamat diri sendiri dan berusaha menembak musuh sebanyak banyaknya "Yang penting saya masih hidup". Strategi hanya berjalan diawal permainan saja, seiring berjalan waktu permainan akan berubah mencari Selamat sendiri (ini adalah ungkapan hati seorang amatir).
PERHATIAN :
Walaupun permainnnya tinggal DORRR lawan, tetapi wajib menjaga keselamatan dengan memakai Perlengkapan keselamatan seperti google, sarung tangan, baju pelindung, dan peraturan supaya kepala tidak berbuah benjut seperti saya. Dan wajib menjaga keselamatan lawan bermain. kalau sudah tahu dan bagaimana menjaga keamanan bermain, wiss lah POKOKNYA PAINTBALL IS SERU BYANGETT.
Ini Koleksi Foto pertempuran kucingers di medan laga Ngrembel Asri :
![]() |
| Tim Biru (sabre) |
![]() |
| Tim Merah (red blekok) |
![]() |
| mengintai janda bahenol |
![]() |
| Posisi mengintip nenek-nenek mandi!! |
![]() |
| Headshoot, kepala saya benjut! ITS NOT FEER |
![]() |
| saking tegangnya pertempuran, celananya lepas |
![]() |
| posisi mengincar calon mertua |
SERU, SENANG, RAME, TEGANG, ASYIK pokoknya main Paintball
jadi kapan kita Tempur Paintball lagi?
Foto selengkapnya bisa di lihat dialbum ini :
![]() |
| Album Paintball @ngrembel Danieza, capture by Asmarantaka |
Salam dar der dor
@slamsr
.
23 July 2010
Menjelajah Hutan Perawan "curug lawe"
[foto dari perjalanan ke Curug Lawe 18 Julis 2010]
Metamorfosis adalah sebuah perjalanan yang panjang, berawal dari ulat, ulat yang rakus memakan dedaunan, merusak tanaman. Si ulat pun berubah menjadi kepompong, mengeraskan kulitnya dan mengurung diri. Saat waktunya sudah tiba dia keluar, makhluk yang awalnya buruk rupa kini menjelma menjadi makhluk yang sangat cantik dan memiliki sayap, semua itu butuh prosesnya. *ehh nyabung gak si sama topiknya?*
Berikut Laporan pada Minggu, 18 Juli kita hiking Ke Curug Lawe bersama komunitas nasikucing.com, loenpia.net, Samtug dan blogdetik semarang. Acara yang menyenangkan dan penuh perjuangan pada awalnya. Menyeberangi sungai, memanjat pohon tumbang, melompati bebatuan, terjerbab lumpur, menerjang rumput dan pepohonan. Rasa persaudaraan, aura kekerabatan, saling membantu, menjaga dan bekerja sama sungguh terasa saat perjalanan.
INTINYA menurutku :
proses itu lebih menyenangkan daripada hasilnya, anggap hasilnya sebagai bonus... *rak nyambung yo luweh*
Saya sudah tiga kali menuliskan Berita Curug Lawe ini, 2 kali di blog sendiri disini dan disitu, dan secara resmi telah di posting juga di blog loenpia.net, sampe mumpluk. hehehe daripada aku nulis lagi dengan mulut berbusa, mending lihat foto petualangan penjelajahannya yang luar biasa di foto album ini, klik fotonya :
12 July 2010
Menjajah Curug Lawe dan Curug Benowo
Curug Lawe, Pada tau curug lawe gak?
eh kamu kok malah tengok kanan kiri!! ya kamu!! aku nanya kamu yang lagi baca!!
Jawab aja gak tau ya biar saya bisasok pinter menjelaskan!!! hehehe
hahahaha ngakak dulu ah... xixixixixi *tutupmulutsambilmerem*
Jadi begini sodara *ambil mic*
Saya sudah bisa dibilang hapal bin khatam untuk rute curug lawe ini, saya pernah 3 hari berturut-turut menjadi guide petualangan ke curug lawe!!! *angkat kerah*, saya tebelin nih 3 hari berturut-turut
edan tenan kowe slam!!! 3 hari berturut-turut?!! *sumpeli pake jempol*
iya betul tiga hari, tapi itu waktu masih jaman saya muda dulu, ketika masih SMP berarti sekitar tahun 2001, masih pakai celana pendek biru tua, masih jaman rambut model mandarin.
Yah kita tinggalkan saja masa kejayaan saya itu, Curug lawe itu terletak di Temanggung desa Muncar, hasyahhh prekk!! itu cerita menurut versi temanggung. Kalau versi menurut saya sendiri, Prof. Dr. Slamet Riyadi S.Pd Ahli Kandungan, Curug lawe itu masih masuk di kawasan Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Desa kalisidi, dekat dengan rumah saya Gunungpati, tinggal lompat jinjit sekali, ditambah 1000 langkah. Oh iya dari Curug lawe ini kita bisa tembus ke Curug benowo dan Nglimut, tapi sayang saya gak tau rute dan jalan tembusnya.
OKE jadi kita berencana, bulan ini mengadakan kopdar menjajah ke Curug Lawe, Untuk rute paling mudah bisa naik mobil atau sepeda motor melalui Ungaran - Sumur Jurang dan menanjak ke Kalisidi. Bisa juga dari Ungaran - Gunungpati - Dusun Branjang - Kalisidi (loh kok muter muter). Pokoknya dari kalisidi kita mulai tracking jalan kaki, mobil dan motor bisa kita titipkan di rumah warga setempat.
Diperjalanan selanjutnya dilalui dengan jalan kaki sekitar 2-3 kilo, diawal perjalan kita akan menemui kebun kopi dan kebuh cengkeh, dengan jalan yang berbatu, dan sampai sekarang sepertinya belum diaspal, tapi letih dan lelah tak akan dirasa setelah masuk dalam ringdangnya kawasan hutan.
Setelah memasuki jalan tembus ke rute curug lawe, kita akan menemui banyak pepohonan yang rindang seperti di film jurasic park, udaranya sejuk dan wangi bunga cengkeh semerbak.. hmmmmm *hirup udara dalam dalam*. Tapi hati hati kalau musim hujan jalanan licin dan berlumut, sebelah kanan ada sungai, dan sebelah kirinya adalah jurang, jangan tanya saya kedalaman jurangnya kaya apa!! tanya saja yang sudah pernah nyemplung ke jurang. Jalan selanjutnya masuk ke hutan, meraba-raba pohon, menyeberang air.
Yak perjalanan yang menantang dan penuh perjuangan akan terbayar lunas saat melihat keindahan Deburan air, udara yang segar bercampur bulir embun. Menatap hijaunya pepohonan yang rindang, hmmmmmmmm....*menghirup dalam-dalam udara segar*.
sumber foto dari teman imyut saya Mauren
eh kamu kok malah tengok kanan kiri!! ya kamu!! aku nanya kamu yang lagi baca!!
Jawab aja gak tau ya biar saya bisa
hahahaha ngakak dulu ah... xixixixixi *tutupmulutsambilmerem*
Jadi begini sodara *ambil mic*
Saya sudah bisa dibilang hapal bin khatam untuk rute curug lawe ini, saya pernah 3 hari berturut-turut menjadi guide petualangan ke curug lawe!!! *angkat kerah*, saya tebelin nih 3 hari berturut-turut
edan tenan kowe slam!!! 3 hari berturut-turut?!! *sumpeli pake jempol*
iya betul tiga hari, tapi itu waktu masih jaman saya muda dulu, ketika masih SMP berarti sekitar tahun 2001, masih pakai celana pendek biru tua, masih jaman rambut model mandarin.
Yah kita tinggalkan saja masa kejayaan saya itu, Curug lawe itu terletak di Temanggung desa Muncar, hasyahhh prekk!! itu cerita menurut versi temanggung. Kalau versi menurut saya sendiri, Prof. Dr. Slamet Riyadi S.Pd Ahli Kandungan, Curug lawe itu masih masuk di kawasan Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Desa kalisidi, dekat dengan rumah saya Gunungpati, tinggal lompat jinjit sekali, ditambah 1000 langkah. Oh iya dari Curug lawe ini kita bisa tembus ke Curug benowo dan Nglimut, tapi sayang saya gak tau rute dan jalan tembusnya.
OKE jadi kita berencana, bulan ini mengadakan kopdar menjajah ke Curug Lawe, Untuk rute paling mudah bisa naik mobil atau sepeda motor melalui Ungaran - Sumur Jurang dan menanjak ke Kalisidi. Bisa juga dari Ungaran - Gunungpati - Dusun Branjang - Kalisidi (loh kok muter muter). Pokoknya dari kalisidi kita mulai tracking jalan kaki, mobil dan motor bisa kita titipkan di rumah warga setempat.
Diperjalanan selanjutnya dilalui dengan jalan kaki sekitar 2-3 kilo, diawal perjalan kita akan menemui kebun kopi dan kebuh cengkeh, dengan jalan yang berbatu, dan sampai sekarang sepertinya belum diaspal, tapi letih dan lelah tak akan dirasa setelah masuk dalam ringdangnya kawasan hutan.
Setelah memasuki jalan tembus ke rute curug lawe, kita akan menemui banyak pepohonan yang rindang seperti di film jurasic park, udaranya sejuk dan wangi bunga cengkeh semerbak.. hmmmmm *hirup udara dalam dalam*. Tapi hati hati kalau musim hujan jalanan licin dan berlumut, sebelah kanan ada sungai, dan sebelah kirinya adalah jurang, jangan tanya saya kedalaman jurangnya kaya apa!! tanya saja yang sudah pernah nyemplung ke jurang. Jalan selanjutnya masuk ke hutan, meraba-raba pohon, menyeberang air.
Yak perjalanan yang menantang dan penuh perjuangan akan terbayar lunas saat melihat keindahan Deburan air, udara yang segar bercampur bulir embun. Menatap hijaunya pepohonan yang rindang, hmmmmmmmm....*menghirup dalam-dalam udara segar*.
Rencana awalnya berangkat hari minggu pagi tanggal 18 Juli 2010,
yang berminat ikut bisa ikut rembugan di forum nasikucing[dot]com
Yak Jadi siapkan Jiwa dan raga kalian untuk Tracking ke Curug lawe bulan ini!! *resik-resik ransel*
sumber foto dari teman imyut saya Mauren
24 May 2010
Dji Sam Soe Urban Jazz Crossover Semarang
Malam yang sungguh panas walaupun cuaca di luar Ballroom Hotel Gumaya Tower mendung dan gerimis, Memanas Bukan akibat dari Global Warming, tetapi karena panasnya atmosfir Urban Jazz Crossover 2010 yang kemarin malam sukses digelar di semarang (21/5).
Dari Tag line nya "A Night Of Fussion Tunes" saya membayangkan bakal terjadi perkawinan berbagai jenis genre musik tapi dengan balutan jazzy nih!!. Yak ternyata betul, kita lihat saja bintang tamunya seperti Ipang dengan Rock semangat barunya, Ello dan Dewi Sandra yang RNB banget, Kikan Coklat, Rapper Boogiemen, Yuyun sang penyanyi Ethnic, Maylaffayza yang anggun dan elegan elegan, warna baru didunia musik indonesia Sandy Sandoro dan sang legendaris Rock Achmad Albar serta Indra Lesmana.
Atmosfir Jazz sangat teraasa dari awal pembukaan oleh Group band DREW, entah ciri khas atau memang pada Berkacamata Tebal membawakan 4 lagu dengan gaya accoustic "Inikah Cinta" dan "Sempurna" mulai memanaskan suasana. Penonton terbawa suasana tahun 90an dan ikut menyanyikannya dengan sangat antusias ternyata eh ternyata penonton lebih suka dengan lagu-lagu lokal. Berikut Video saat Drew membawakan lagu Inikah Cinta dengan sangat groovy wajib ditonton :
Kemunculan Ipang sungguh menggemparkan, saya kira ipang akan tampil diawal pertunjukan, ternyata tampil diawal acara membawakan lagu "Are You Gonna Be My Girl" tampil duet bersama Boogiemen. Dewi Sandra yang sexy dan cantik menyusul duet bareng dengan Ipang dengan lagu "bete bete ahh bete bete ahh". Ada bapak yang diajak kepanggung dan diajak nyanyi, pake dicium segala, ditambah panas dengan penampilan sexy dancer #jadi mupeng!! bete bete bete!!! *banting hape*
Indra lesmana juga tidak kalah panasnya sampai keringat bercucuran mengiringi Sandy Sandoro dan Yuyun sang ethnic singer *suaranya bikin merinding*. Sandy sungguh menikmati penampilan perdananya disemarang ini sampai memejamkan mata sepanjang menyanyikan lagu *komentar langsung dari sandy saat press conference*. Saya sendiri susah untuk mendiskripsikan suasana malam itu karena karena saking menikmatinya.
Malam itu Kikan Coklat tampil beda sekali dengan yang biasanya, dia membawakan lagunya dengan jazzy banget. "Luka lama" dinyanyikan tak seperti biasanya, slow banget. "sumpah susah menyanyikan dengan slow kaya gitu, apalagi dengan gaya jazz harus hati hati" komentar kikan saat ditanya.
Tapi memang yang paling kerasa jazzy banget ya kikan *menurut gw*, salut buat ibu yang satu ini, dan jatahnya diakhiri dengan lagu "Black Holes and Revelations".
Achmad Albar langsung menyambung dengan lagu "Panggung Sandiwara" dunia ini panggung sandiwara...... penonton terbawa alunan lagu ini, semua penonton ikut menyanyikannya. dan memang ternyata lagu lokal lebih banyak yang suka dibanding dengan. Atmosfir Urban jazz Sungguh memanas malam itu. 
Penampilan Maylaffayza yang elegan dengan biolanya, ditambah dengan penampilan sexy dancer semakin menambah semarak Urban jazz malam itu. Sungguh perpaduan yang harmonis.
Penampilan Ello sebagai rangkaian paling full malam itu, dengan membawakan lebih dari 3 lagu, ello mengaduk dan bercanda dengan penonton menjadikan susana hidup. Disemarang Ello yang megang banget "eyes catching" kalo orang bilang. "Pergi Untuk Kembali" menjadi Icon malam itu, "Better Man" dari Robby Williams dinyanyikan secara duet bersama ratu RNB Dewi Sandra dengan Yuyun da Maylafazza mengiringinya. Tidak bisa diutarakan langsung suasana yang sungguh memanas saat mereka berkolaborasi. Yak malam itu Ello lah bintangnya.
Penampilan ditutup dengan kemunculan seluruh Artis tampil dalam satu panggung. What A Good night?! it's Amaizing. keseluruhan penampilan artis, musisi yang mengiringi, penyanyi dan para Penari keseluruhannya tampil All Out, sungguh menakjubkan. Para Artis dengan warna dan genre yang berbeda dapat membaur bersama dalam Dji Sam Soe Urban Jazz Crossover. Ipang berkata "kita memang berbeda genre, kikan dengan Rocknya, Ello dan Dewi sandra Dengan Gaya R&B, tapi dengan tidak meninggalkan ciri khasnya masing masing, dengan aransemen yang baru dan dengan irama dikemas dengan sungguh Jazzy". Kikan menambahakan "Respon Di Semarang itu yang paling hangat, dan atmosfirnya terasa banget, sungguh malam yang tidak terbayangkan sebelumnya". Terimakasih untuk Dji Sam Soe yang telah menyelenggarakan acara ini, terimakasih juga untuk undangannya buat para Blogger semarang. Kita tunggu acara selanjutya.
Foto lainnya:
Sumber foto : Dudut dan jepretan sendiri SE G502
Lihat Foto Lengkapnya Dji Sam Soe Urban Jazz Crossover Semarang
Subscribe to:
Posts (Atom)




































