Ads Top

Makin Ramai, Malam Minggu di Alun Alun Bung Karno


"Malam minggu malam yang panjang, malam yang asyik buat pacaran". WOYYY... Malam panjang bagaimana? wong jam 9 saja sudah diteror suru pulang! Mungkin waktu Jamal Mirdad dan Lydia Kandou pacaran, ngelayapnya sampai jam 12 malam di Jendral Sudirman. Iya kali!

Sabtu malam kemarin, saya Malam mingguan di Alun Alun Bung Karno Ungaran bersama kekasih. Niatnya memang pengen tau kondisinya ketika malam hari, sambil menikmati malam yang gak begitu panjang. Kalau ingin tau suasana ketika matahari terbangun dari bumi bagian timur, menyaksikan patung Bung karno bermain tongkat sihir, bisa baca di sini saat saya berlari di pagi hari.

Ternyata malam hari suasananya lebih ramai, banyak muda mudi, ABG yang berserakan diseputaran  lapangan, ada yang malu malu mojok ditempat yang minim penerangan, dan tak sedikit pula yang mengerumuni "UNGARAN" salah satu icon lapangan Bung Karno Ungaran ini untuk sekedar foto selfie dan bernarsis ria.

Sepertinya keramaian di Ungaran lambat laun bakal berpindah ke sini, Alun-alun Bung Karno Ungaran.

Lapar? mulut gatel pengen ngemil? Tenang saja, banyak gerobag batagor, siomay, tempura dan minum minuman yang siap melayani di seputaran lapangan yang merusak pemandangan. Padahal sudah jelas-jelas ada Papan pengumuman himbauan yang mecolok supaya tidak berjualan di sekeliling lapangan. Karena sudah disediakan lahan Pujasera sebanyak 4 baris untuk berjualan di sebelah barat.

Sebagai warga negara dan Gunungpati yang tiap hari menghirup udara di ungaran yang baik dan tidak sombong, saya gak boleh ikut ikutan melanggar peraturan dong!. Akhirnya nyari makan di luar.

Mendadak kok pengen nasi goreng pete. Mbak pacar sudah meng-ultimatum “awas kalau makan pete jangan deket deket aku”, padahal dianya juga suka pete, cuma gengsi saja mengakuinya *siap siap dijiwit*.

Warung Nasi Goreng Sederhana
Alun Alun Bung Karno Ungaran
Kebetulan ada Warung Nasi Goreng Sederhana, tepat di seberang jalan masuk parkiran gedung serbaguna. Pesan nasi goreng special pete dan nasi goreng biasa buat mbak pacar. Sebagai seorang pecinta kuliner serba gurih dan tidak pedas seperti saya, rasanya pas di lidah dan enak dikunyah. Jenisnya nasi goreng biasa yang pakai telur dan suiran ayam, petenya saya hitung ada 6 ekor setengah mateng. Kol, tomat, tambahan bumbu, dan tingkat kepedasan bisa direquest sesuai selera kita, tinggal jawil mesra mas kokinya.

Buat kamu yang suka nasi goreng khusunya peteholic, silakan rasakan sendiri sedapnya #maksengkring.

Seketika setelah suapan dan kremusan pete ijo terakhir, kekasih saya langsung menjauh, petentengan, dahinya mengkerut, mengambil jarak aman 1 meter, pokoknya lebay banget. Padahal saat pulang, ujungnya juga meluk erat di belakang jok. Bhahah pites hidungnya.

16 comments:

  1. Replies
    1. lebih enak lagi kalau ditambah kacang polong, sama nanas biar ada asemnya..
      #maksengkring

      Delete
  2. Wahh cing terakhir gak bener kuwi *jiwit*

    ReplyDelete
  3. nasi goreng tambah pete wah nikmat sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung sama siapa yang nemeni juga sih

      #eh

      Delete
  4. sungguh lezat dan nikmat nasi goreng alun alun

    ReplyDelete
  5. Halah, jare tulisane suiran ayam, tapi potone suiran babat. Rak sinkron.

    ReplyDelete
  6. emm..bikin perut keroncongan aja nih..haha..
    makasih info dan postingannya gan...

    ReplyDelete
  7. Rasa nasi gorangnya pahit-gurih-pedas campur aduuk

    ReplyDelete
  8. Makanan tradisional memang selalu nikmat untuk kita kalangan bawah :)
    Jika butuh Kemasan Makanan dapat menghyubungi saya :)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.