09 October 2013

Indahnya Lagoon Tersembunyi di Pulau Sempu Malang


Bosan dengan aktifitas rutin? Butuh refreshing? Nah, itulah yang saya rasakan bersama dengan teman-teman saya ditengah sibuknya aktifitas kerja. Yup, sesekali kita memang perlu me-refresh diri, baik fisik dan mental agar hidup jadi lebih berwarna dan bergairah hehe. Dengan alasan ini, terlintaslah sebuah pikiran dan dorongan untuk refreshing di akhir pekan. Ide saya ini ternyata disambut baik oleh teman saya, hingga kami sepakat untuk berlibur ke suatu tempat. Awalnya sempat berdiskusi cukup lama, karena pada intinya masing-masing individu ingin pergi ke tempat yang memang belum pernah dikunjungi, dan tempatnya kaya akan keindahan dari Sang Pencipta. Setelah cari-cari info, akhirnya ketemu juga tempat yang menarik di Malang, kebetulan ada teman yang tinggal di sana jadi lebih hemat dari segi akomodasinya. Yang ingin kita tuju sebenarnya bukan kota Malang, tetapi lebih menjorok ke daerah selatan lagi, yaitu Pulau Sempu yang konon memiliki keindahan alam yang memukau. Nah, berikut ini cerita tentang perjalanan kami untuk mengungkap keindahan yang ada di dalam Pulau Sempu, Malang. JEBRETTTT...


Ide ini sebenarnya agak mepet juga, dan terlintas secara instan. Tapi justru dari hal yang seperti ini malah jadi kesampean juga niatan untuk refreshing. Maklum, dulu pernah pengalaman rencanain refreshing dari jauh-jauh hari dengan matang, tetapi pas udah dekat waktunya malah gagal hahaha…nasib. Balik lagi ke topik ya, pada liburan kali ini cukup lengkap alasannya sih, mulai dari bosan, pusing di kerjaan, sampai reunian sama teman lama yang kebetulan baru balik dari Berlin. Ga banyak persiapan yang kami lakukan, kebetulan teman saya yang baru balik ini memang tinggal di Malang jadi semuanya sudah siap tanpa ada kendala apapun. Sempet agak mikir untuk biaya transportasi ke Malangnya, tapi teringat kembali dengan layanan online travel agent yang lagi booming di Indonesia. Langsung dibukalah website Traveloka, Tiket, dan tiket2, ditambah AirAsia juga. Setelah cari-cari, akhirnya ketemu juga harga tiket pesawat termurah di Traveloka.com. Beda selisihnya ga banyak tapi lumayan buat beli nasi padang 2-5 bungkus hehehe. Kebetulan waktu itu kami pesennya terpisah, jadi berangkatnya pesan tiket Citilink Jakarta Surabaya dan pulangnya dengan Sriwijaya air dari Malang.

Berangkat hari Jumat, 13 September 2013 jam 16.15 dari bandara Soekarno hatta dan sampai di Surabaya jam 17.45. Dari airport langsung lanjut menggunakan mobil travel yang sudah dipesan, kira-kira memakan waktu 2 jam hingga sampai di kota Malang. Keesokan harinya, baru deh dimulai petualangannya dengan tujuan pulau Sempu. Yeeeyyy…sontak kami merasa senang dan bersemangat. Berangkat jam 6 pagi dari kota Malang, karena perjalanannya lumayan juga, sekitar 2 jam menggunakan mobil untuk sampai ke pantai Sendang Biru. Diperjalanan, kami memutuskan untuk beli makanan di Jln. Kawi, tepatnya di depot Pecel Kawi, Malang. Karena, katanya di Pulau Sempu tidak tersedia penjaja makanan, makanya kami siapkan sendiri sebelum berangkat.


Harga makanannya cukup bersahabat, dengan harga Rp. 10.000 saya sudah mendapatkan nasi lengkap dengan lauknya (abon, telur, tempe, dan sambal goreng). Selama melewati Jalan Kawi, sempet iri dengan kondisi jalanannya yang lancar, ga seperti Jakarta yang macet tiap jam kerja dan hari Sabtu hehehe.

Perjalanan menuju ke pantai Sendang Biru ini cukup seru dan bervariasi, dari mulai jalanan berkelok tajam, seperti di Puncak, Jawa Barat, dipenuhi dengan pepohonan rindang sampai jalanan yang sempit. Jalanannya cukup sulit karena sempit, meliuk-liuk dan 2 arah, jadi kalau belum biasa nyetir melalui jalan ini kemungkinan besar akan makan waktu 2x lebih lama dari seharusnya. Untungnya kita disopiri oleh orang asli Malang yang memang sudah terbiasa lewat sana.


Setelah kurang lebih 2 jam di jalan, akhirnya sampai juga di pantai Sendang Biru. Pas keluar dari mobil, hasrat pun langsung meninggi, tidak sabar rasanya untuk menikmati keindahan alam dari Sang Pencipta. Untuk menyebrang ke Pulau Sempu, kami diwajibkan untuk mendaftar atau ijin terlebih dahulu kepada pihak berwenang di pantai Sendang Biru. Hal ini ditujukan untuk mendata wisatawan yang pergi ke sana, dan diharuskan menggunakan Guide untuk menjelajah di pulau Sempu. Pendaftarannya dikenakan biaya Rp. 30.000 waktu itu satu grup berenam. Sewa guide Rp. 100.000, dan 1 perahu boat Rp.100.000 dengan kapasitas maksimal 10 orang untuk antar jemput ke pulau Sempu.

Naik perahu boat ini hanya perlu 10 menit saja, dan berikut penampakan pintu masuk ke Pulau Sempu yang cukup menjorok ke dalam.


Kalau melihat gambar ini jadi ingat film Rambo waktu naik perahu di daerah Vietnam wkwkwk (mirip banget hehe). Dan gambar berikut setelah kami turun dari perahu untuk masuk ke dalam area pulau.


Airnya yang bersih dan bening membuat saya menjadi tambah semangat untuk menjelajahi pulau ini. Karena tujuannya memang ke Lagoon yang tersembunyi didalam pulau ini. Untuk menuju ke Lagoon ini umumnya memakan waktu cukup lama, sekitar 1,5 – 3 jam dengan berjalan kaki. Medannya memang cukup sulit, karena hanya berupa jalan setapak yang dikelilingi dengan hutan belantara. Dalam perjalanan menuju lagoon, kebanyakan adalah menanjak dan bila tidak berhati-hati bisa mudah sekali tersandung akar pohon. Bagi yang tidak biasa jalan jauh, ini pasti merupakan “siksaan” tersendiri hehe. Guide kami jagonya bukan main, hanya pakai sandal tipis dan tidak ngos-ngosan sama sekali, bukan main! Ada tips nih buat yang mau trekking juga di sini, kalau sudah merasa tidak sanggup lagi, jangan gengsi untuk bilang stop dan istirahat. Terlalu memaksakan juga tidak baik nantinya buat jantung :p
Satu tips lagi, buat kamu-kamu yang tidak terlalu termotivasi, jangan jalan di paling belakang. Jalanlah tepat di belakang si guide.

Untungnya waktu itu kami hanya perlu 55 menit (bangga benar) untuk sampai ke Lagoon Sempu (Banggal), dan cuaca juga sedang mendukung, karena jika kondisi hujan area untuk menuju ke Lagoon akan menjadi basah dan penuh dengan lumpur, makanya lebih baik siapkan sepatu bots. Tapi jika ga bawa, dipantai Sendang Biru juga ada tempat penyewaannya kok. Setelah melewati hutan dan tebing terjal yang dikelilingi dengan batu karang, akhirnya kami sampai juga di tempat tujuan. Dan ternyata memang tidak sia-sia perjalanannya. All I can say is “WOW…so beautiful”.


Gimana ajib kan? Ga percuma bersusah payah untuk sampai ke Lagoon Sempu. Di tempat ini sering dijadikan tempat perkemahan. Beberapa turis yang ingin menikmati lebih lama suasana di Lagoon Sempu biasanya memutuskan untuk berkemah dengan membawa tenda dan kebutuhan lainnya. Karena katanya kalau pas malam hari suasananya sangat tenang, diiringi dengan riuhnya ombak dan kental akan nuansa alamnya. Nah, dibawah ini ada lagi gambarnya.


Gambar ini menunjukkan karang berlubang yang jika diterpa ombak laut akan langsung seperti terlihat digambar. Kalau deket dengan lubang tersebut, seru rasanya ketika ada ombak yang menerjang, karena kita akan kecipratan air dan terdorong (terpental) oleh kuatnya efek terjangan ombak tersebut.


Bagi anda yang ingin berenang, ya mungkin akan sedikit kecewa. Karena air di Lagoon ini cukup dangkal, tapi setidaknya bisa bermain air yang masih sangat jernih hehehe. Saking jernihnya, kita bisa lihat ikan-ikan kecil yang berenang ramai-ramai dan juga karang-karang di dasar. Satu hal lagi, air di lagoon ini lumayan dingin. Brrr…


Setelah puas di Sempu Lagoon kami berjalan balik ke tempat penjemputan perahu, yaitu Segara Anakan. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 50 menit, berasa lebih cepat karena medannya yang cenderung menurun, kebalikannya dari berangkat yang harus mendaki. Setelah balik dari Sendang Biru kami iseng mampir ke pantai Goa Cina. Di pantai ini ada sebuah goa yang konon tempat pertapaan tabib Cina. Tapi kami gak liat goanya karena harus agak mendaki lagi (capek :D). Jadi kita cuma ke pantainya liatin ombak, yang notabene besar dan di pantai ini dilarang berenang/main air.


Dari pantai Goa Cina, kami langsung balik ke kota Malang, puas rasanya bermain air (padahal diJakarta juga banyak hahaha), tetapi nuansa alamnya yang beda, ditambah dengan unsur petualangan membuat wisata alam kali ini semakin seru dan menyenangkan. Malemnya langsung tepar dikamar, dan siap untuk aktifitas esok hari.

Sebenarnya keesokan harinya kami pergi ke tempat wisata lagi, tapi hanya sebentar dan ga banyak moment yang kita foto, karena lupa juga kayanya. Setelah puas menikmati liburan di Malang, kami kembali ke Jakarta pada hari Senin pagi. Kebetulan tiket pesawat Sriwijaya air yang saya pesan di Traveloka berangkat pagi hari. Jadi sampai Jakarta, kami langsung ke kantor dengan mental yang lebih baik, masih ada rasa “excited”, senang, dan tidak ketinggalan sedikit cape hehehe. Tapi tentu lebih banyak efek positifnya, terbukti dengan kerja yang lebih semangat dan termotivasi, khususnya agar dapat menyisihkan uang dari gaji,sehingga kami bisa liburan lagi dalam waktu dekat wkwkwk.

Nah, alam Lagoon Sempu di Malang ini memang bisa dibilang surganya Jawa Timur. Namun pesan saya, lebih baik jangan ke Pulau Sempu kalau hanya untuk merusak, hura-hura, dan anda tak mampu menjaga kelestarian ekosistem dan kebersihannya.

21 comments:

  1. Dulu entah tahun berapa kayaknya ada liputan di tivi apa gitu soal Pulau Sempu Malang ini. Tapi sebelum sampai lagunanya dulu harus naik kapal sampan trus masuk hutan dulu deh. Sekarang sudah ada kapal boat jadi lebih wuenak.. keren

    Melihat ombak yang hendak menembus karang itu keren banget yakk.. *nyebur*

    ReplyDelete
  2. slem nggak ikut ninggalin sampah disana kan? *ngikik*

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku mah gak pernah buang sampah di sana hehehehe

      Delete
  3. Wah, keren! :)
    Selamat Iedul Adha dan selamat liburan :)

    ReplyDelete
  4. pemandangnya bagus,ini pemandangan daerah mana??

    jangan lupa mampir kesini Berita terupdate dan terpercaya iyaa.com

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. aku juga kangen nyinnn... kangen yg di sana

      Delete
  6. Tempatnyanya sangat menyenangkan mata. Senang untuk mengunjungi website anda.....Online Travel Agencies

    ReplyDelete
  7. Aku belum pernah ke pulau sempu kakaaak...
    Melihat ombak yang hendak menembus karang itu keren banget yakk..
    Kungkum...

    ReplyDelete
    Replies
    1. huuhh... liat saja lho
      jangan nyemplung don sri...
      nanti muncrat merah merahnya

      Delete
  8. bagus sekali tempatnya... jadi pengen kesana... itu lebih tepatnya di daerah mana ya...

    ReplyDelete
  9. aku dulu pernah mampir ke Pecel Kawi itu, menurutmu piye slam? rasane biasa aja sih menurutku..

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasa itu relatif sid, sing penting dengan siapa kesananya hehe

      Delete
  10. alam Lagoon Sempu di Malang ini memang bisa dibilang surganya Jawa Timur

    ReplyDelete
  11. yang asik tu perjalanannya ke danaunya..hmm bner2 pengalamn yang tak terlupakan

    ReplyDelete
  12. Sempu memang bagus, sy jg sdh pernah k sana

    ReplyDelete
  13. pemandangan yang buat orang2 terpana... Slm knal gan

    ReplyDelete

Silakan berkomentar, jangan lupa senyum yang mesra dulu (hukumnya wajib) dan kunjungi juga blog sketsa Badakjawa dan Mobile photoblog SlamsPhoto.

NB : Harap tidak berkomentar jika hanya untuk nyepam dan menambahkan link obat-obatan. Jika ingin klarifikasi dan bertanya lebih lanjut, silahkan kirim lewat email.