30 April 2010

Tangis Untuk Adikku

26 comments:
[my brader gak mau difoto]

Tadi siang waktu sholat jumat dimasjid, sempat melihat anak laki-laki kakak beradik yang sangat akur, sang kakak berkisar umur 9 tahun dan adiknya 4 tahun. Si adik menggandeng terus kakaknya sambil berpelukan seakan tak ingin berpisah sedetikpun. Si kakak juga sangat sayang dengan adiknya merangkul dan menciumi si adik.

Mereka duduk berdekatan dan berkumpul bersama teman-teman si kakak didepan masjid. Tiba-tiba ada teman si kakak menggoda dengan berpura-pura memukuli si kakak. MAU TAU APA REAKSI SANG ADIK?
Si adik marah, menangis, mengepalkan tangannya dan memukuli teman si kakak, si adik berlari-lari mengejar teman yang sudah menjahili kakaknya sambil berteriak "AWAS KOWE AWAS KOWE!!".

Si kakak diam saja, karena tau itu hanya guyonan untuk menjahili adiknya yang tak mau lepas dari kakaknya. Si kakak hanya duduk dan cengangas-cengenges saja. Si adik yang masih ngos-ngosan mengejar teman kakaknya yang jahil sambil mengusap air mata dan keringatnya. Kemudian Si kakak Menarik tangan adiknya, merangkul, memeluk dan mencium si adik. Si adik pun duduk, diam dan tenang berada disamping kakaknya.

Rukun sekali kakak beradik itu, slam sungguh iri dan langsung teringat wajah my brader (kakak perempuanku), yang tak seberuntung dan seakur mereka.

Berikut ada cerita inspirasi yang mungkin bisa membuat kita bersyukur masih mempunyai saudara.

INPIRASI Berjudul : Tangis Untuk Adikku

Maaf sebelumnya, posting ini slam copas tanpa ampun dari inspirasipagi imelda FM. sekedar sharing saja, Semoga bisa diambil manfaatnya.


Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Yang mencintaiku lebih daripada aku mencintainya. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. "Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"

Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, "Ayah, aku yang melakukannya!" Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan napas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, "Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi." Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas provinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik,hasil yang begitu baik" Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku." Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya. Kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini." Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: "Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang." Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga. Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!" Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?" Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?" Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..." Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu." Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.

Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!" Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu." Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan membalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya. "Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan." Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu saja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini." Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku di atas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?" Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. "Pikirkan kakak ipar --ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?" Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"

"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29. Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.
Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai. (Dari "I cried for my brother six times - swaramer)

28 April 2010

KOBER Creative Writing Loenpia.net

21 comments:

Kenangan itu abadi...
Sejauh apapun kaki kita melangkah...
Kenangan itu akan selalu ada...

Seperti kata Om sukawi di KOpdar BERmutu kemarin (24/4/2010):
"tulisan itu abadi, lisan itu fana... "
Jadi aku akan menuliskan kenangan itu supaya tetap terukir abadi sepanjang masa.

Hanya dengan menulis diblog, buku dan media lain, kita sudah mencatatkan sebuah sejarah. Seperti Tulisan purba di dinding goa, Sotasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular, Karya Sastra dari Kahlil Gibran dan Shakespeare atau Kitab Suci.
Semuanya tercatat, bermanfaat dan dijadikan sebagai bukti sejarah serta pedoman bagi generasi penerusnya.

Sabtu kemarin (24/4) telah dilaksanakan KOBER (kopdar bermutu) di kediaman Pak DP tentang creative writing dengan pembicara Tunggal Om Sukawi, beliau adalah salah satu dedengkot Loenpia.net merangkap sebagai dosen  Teknik Arsitektur UNDIP. Tulisannya sering dimuat di surat kabar nasional.

Review KOBER Nida Fauziah di Loenpia.net

Review ditulis Oleh Nida Fauziah S di Loenpia.net

Kata Seno Gumira Ajidarma, menulis adalah cara untuk berbicara, berkata, menyapa, dan menyentuh orang lain, entah dimana. Bahwa setiap orang mampu menulis, iya. Memang betul, tapi mempunyai kemauan untuk menulis, itu yang sulit.

Tema KOpdar BERmutu (KOBER) kedua, Sabtu (24/4) kemarin adalah Tips Menulis di Media Massa. Awalnya, acara ini dijadwalkan ada tiga sesi untuk tiga pembicara yang berbeda. Berhubung dua rekan berhalangan jadi cuma menyisakan Om Sukawi yang jadi pemateri tunggal. Om Sukawi adalah salah satu sesepuh Loenpianers juga dosen Teknik Arsitektur UNDIP yang kebetulan tulisannya sering sekali dimuat di media cetak lokal maupun nasional. (kemarin juga dibawain arsip tulisannya. Tebel banget!! –”)

Kenapa mengangkat tema menulis? Tanpa disadari, blogger seperti kita juga termasuk penulis. Blogger menuliskan apa saja untuk kemudian diposting ke blog masing-masing. Tapi kebanyakan tulisan yang dibuat masih terbatas untuk konsumsi umum.

Om Sukawi menuturkan, awal dirinya menulis ke media pada tahun 2005, diakuinya motivasi menulis waktu itu hanya untuk menambah penghasilan. Pertama kali menulis pun dirasakannya sangat sulit. Tapi karena HARUS dan sedikit dipaksakan, tulisan itu pun jadi juga. Dan butuh waktu 5 kali bagi beliau agar tulisannya bisa dimuat di media cetak. Kuncinya adalah tidak takut gagal, menulis sesuai spesifikasi, kemauan yang keras, dan menulis dengan hati.

Lantas, apa kiat menembus media lainnya?

1. Konsisten dan fokus. (Menulis sesuai passion atau spesialisasi kita, misal kita menaruh minat dengan lingkungan, maka lebih baik tulisan kita membahas tentang kerusakan lingkungan, dsb saja).
2. Konsisten mengirimkan satu tema ke satu media. (Untuk hindari pemuatan ganda).
3. Tema aktual (Menyangkut kepentingan publik yang sedang in).
4. Judul eye-catching.
5. Membaca gaya bahasa, aturan yang dipakai oleh media cetak, dsb.
6. Rajin berlatih. (Untuk memperbanyak jam terbang).
7. Perbanyak perbendaharaan kosakata.
8. Pengarsipan yang baik. (Tulisan yang sudah pernah atau gagal dimuat, jangan langsung dibuang. Arsip dengan baik. Karena bisa bermanfaat dikemudian hari).

Dimaksudkan, agar setelah ini. Loenpianers pun jadi lebih termotivasi aktif menulis di media. Agar pemikiran yang dimiliki mampu dituangkan dalam tulisan dan bermanfaat bagi khalayak umum.

Special Thanks to : Pak DP dan keluarga, Om Sukawi, rekan-rekan Loenpianers semua, baik yang berhalangan hadir, hadir langsung, juga via Skype (Mas Ullie – Jakarta, juga Mbak Titut dan Gita – Australia)


Ada beberapa point yang dapat diserap oleh otak slam yang setara pentium 12 ini *kalo gak lupa diupgrade*
1. Buatlah judul yang menarik, misal "Suster Ngesot kecemplung Kali Garang!!" atau "Indonesia Juara Sepakbola Dunia" *yang kedua mungkin gak ya?*
seperti postingan yang lalu, pertama pakai judul  "Nikmatnya Sariawan" dirasa kurang nonjok (baca=menarik) terus slam ganti jadi "Menikmati Perihnya Sariawan". Ternyata postingan itu jadi rekor PageView terlaris sepanjang masa di hari itu, tembus 300 pageview.
2. Menulis itu sulit, kadang-kadang ketika dibanjiri ide malah tidak sempat menulis, tapi ketika sempat untuk nulis, idenya sudah hilang. Sedikit tips buat sobat semua : bila sedang kebanjiran ide, tulis saja judul atau garis besarnya saja. Dan ketika sudah ada waktu, tinggal melanjutkan saja.

Semua foto diambil dari milist hehehe

[om sukawi]

[korlap  Nida - om Sukawi - mas veveng escoret]

[Lontong Ayam... pengen makan lagi]

Eniweii,.... terimaksih untuk KOBER kali ini, banyak sekali ilmu yang diperoleh
Terimakasih buat om Sukawi materinya manthap...*eh fotonya om kawi di koran mirip cewek lho, sampe pangling*
Terimakasih untuk Korlap kita Nida Fauziah Supriatna  yang sudah berrepot-repot ria.
Terimaksih buat Pak DP atas tempatnya yang nyaman, dan Lontong ayamnya yang lezat *nyesel aku gak nambah lagi pak!!*
Terimaksih buat para tukang loenpia yang hadir dan sudah mensuport KOBER April ini dan sukses untuk KOBER selanjutnya.

27 April 2010

Menikmati Perihnya Sariawan

21 comments:
Shodharahh shodharahh, my bradher and my shisterhhh... semuwhahhh sudhahhh pernahh shariawanh khanhh hahhh!!? *aroma sariawan menyebar*
-Waktu sariawan gimana makannya?
-Cara mensiasatinya biar gak sakit gimana?
-Obat yang manjur apa slam?
-Setuju gak kalo Julia Perez atau Maria Eva jadi calon bupati?*gak nyambung*
asssshhhhh prek!!! sudah cape ditanyai kaya gitu!! mendingan didiemin aja sambil menghayati kenikmatan bersariawan ria!!

Slam sariawan lagi nih!! TKP-nya dipangkal gusi atas sebelah kanan. Kalau nahan perihnya seperti nahan pipis 5 liter di rolercoster yang melaju 100km/jam dan gronjal-gronjal!!.

[nasi goreng seafood ratna berkah gombel semarang]

Perkenalkan doi ialah sohib slam, namanya Yunita kalo mau kenalan silakan Klik DISINI.
Setelah Berwisata di Lawangsewu, pulangnya mampir di Warung Ratna Berkah di Gombel, pesan Nasi goreng Seafood Satu piring berdua (bukan sok romantis, tapi porsinya emang segitu lho!!), kita ditraktir sama Kang Topan Anak Jalanan dan Kekasihnya Nuning Daratista yang super mesra *bikin ngiri aja!!!*.

[udang pedas.. ohhh ohh oh lengkaplah sudah rasanya]

Bukannya sok gengsi karena ada gadis disamping atau menikmati makanan seperti Acara kulinernya pak Bondan, hatapi tiap satu sendok... aduh 1 kali, dua sendok aduh dua kali dan seterusnya.
        "Kang kok menghayati banget ya makannya?" Si Topan dari tadi melihat cara makanku, dia kira  menikmati banget santapan!!! padahal uahhhhhhh cekat cekit jumpalitan gak ketulung!

        "hu'uh kang, kenyalnya tiap potong cumi-cumi  dan lezatnya acar mentimun sungguh lazeess!!..ehmmm manthap... Mak Nyossss" bergaya seperti pak bondan abal-abal dan berlanjut sampai suapan terakhir.

Eh... biasanya kalo ngunyah makanan sebelah mana? kanan? kiri? Striker atau Gelandang tengah? *loh kok seperti mau nendang bola ya!*. Karena kebiasaan mengunyah sebelah kanan dan terkena sariawan, posisi dirubah sebelah kiri. Tapi setelah dirasakan memang menjadi beda! yap menjadi lebih lezat dan terasa sekali kelezatannya *lebay lebay!!!*

Coba deh saat makan, posisi mengunyah diganti dengan sisi lain! pasti sensasinya akan berbeda dari biasanya. Kalau memang sedang sariawan dinikmati saja! masakan pedas dan Asam akan sangat membantu!!dijamin TAMBAH PERIH!! dengan sukses.

Baca juga postingan Sariawan yang lain di :
- Obat sariawan lagi Manjur?
- Obat Sariawan

22 April 2010

Posisi Tidur Dikursi

22 comments:

Beberapa waktu ini slam selalu ketiduran sambil duduk, bukan-bukan!!! ketidurannya bukan pas jam kuliah lho!!!!. Hatapi karena tugas kuliah yang lumayan banyak dan belum terselesaikan *dasar males lu slam!*. Mengerjakan tugas sampai larut malam, dan tertidur dikursi depan komputer, hatapi mengapa tugasnya belum selesai-selesai juga!!!!! arrrggghhhhh *jambak-jambak rambut*.

Kalo kebanyakan duduk ternyata tidak baik lho, apalagi tidur sambil duduk!! karena posisi wuenak untuk tidur adalah dengan punggung. Eniweii... ini beberapa aktivitas slam yang dilakukan dengan duduk :
Makan pagi = duduk
Panggilan alam (baca=pup)= duduk
Naik motor = duduk
Kerja = duduk
Makan Siang = duduk
Makan Malem = duduk
Maen komputer = duduk
Nonton TV = duduk
Ya pokoknya kalo ada kursi kosong pasti slam dudukin!! apalagi kalo kursinya di DPR!!

Karena tidak biasa tidur sambil duduk, punggung ane jadi sakit, pegel, panas, semruweng entah itu apakah ini yang namanya encok, rematik, pegel linu, woteper lah!!.

Selama tiga hari punggungku masih panas, tapi setelah kebiasaan tertidur sambil duduk dihilangkan dengan tidur dikasur dan normal seperti terlentang ngathang-ngathang, tengkurep, nungging (njengking), kadang juga sambil jalan, akhirnya..... WALLAA THIS IS IT *nyamar jadi Farah Queen* alhasil sembuh juga, kembali normal seperti sedia kala *goyang pinggul*.

Yup metabolisme manusia yang normal itu antara jam 23:00 - 02:00, dan selama jam itu terjadi pemulihan kondisi. Jadi sebaiknya  tidur dimulai sebelum jam 11, Tapi sepertinya untuk manusia kalelawar seperti slam itu gak mungkin tidur awal, dan bakalan diperparah dengan ketiduran didepan komputer.

Pesan :
Tidur Sambil duduk is BAD IDEA, apalagi sambil jalan atau ngiler....
Ingat ingat!! Kuwalitas tidur mempengaruhi kwalitas kesehatan kita.

[foto diambil disini]

21 April 2010

Rahasia Dibalik Tas Punggung

17 comments:
Kemarin Sabtu waktu kopdar bareng kucingers, lesehan di Cafe Djarot,  *ceilehhh cafe cuy!!! padahal cuma Warung Kucingan biasa* (liputannya disini). Rencananya DiKopdar syukuran nikahannya Irul dan Widhi Chenil, sambil mau betulin komputernya si Topan anak jalanan yang registrynya kena pilus  gak bisa copy paste, terus ane bawa si Satulit buat betulin dan transefer data *satulit=Nama LEKTOP gw yang baru lunas kreditannya*.

[foto kopdar di tugumuda, Irul-Widhi-Elpe-Slam]

Terus waktu ngobrol ngobrol seru sambil makan nasi pindang, si gambaz nyeletuk :
gambaz : "slam, sakjane ki sing mbok gowo ki opo to? kok neng endi endi gowo tas" dengan wajah inocentnya,  monyong-monyongin bibir 5 centi.
slam : "BUUOMMMM, hehehehe" air liurnya nyemprot
gambaz : "kurang gawean!! neng endi-endi kok digowo!! "
slam : "lagi bawa lektop mbaz!! meh ngobati lektopnya topan" sambil nunjuk si topan yg lagi mojok sama kekasihnya.
sepertinya si gambaz penasaran banget dengan isi ranselku, berat banget, yup inilah yang ada didalam isi tas ransel slam :

[belum termasuk kaos ganti, mantel pemadam, kertas fotocopyan, soalnya framenya gak cukup]

Yuppy... mungkin bisa dibilang kemana-mana slam selalu bawa tas ransel segede gaban, seperti mau camping saja. Dikantor, dikampus, dijalan kalo ngelihat tas dipunggung pasti bilang "wah meh mau camping kemana slam?", aku jawab saja "mau ngungsi!!, gunungpati banjir!!!"

Eniweii... Sebenarnya bukan hanya karena harus bawa barang banyak seperti diatas, tapi lebih kepada kenyamanan. Rasanya kalau pergi dan tidak menenteng apa-apa kok ada yang ganjel gitu, ada yang kurang!!.

Seperti si Indri Lee temenku yang super gothic, kemana-mana bawa tas, padahal cuma kejalan cari cemilan. Mau tau Isinya apa? MENE GUE TEHE?? soalnya gak pernah bongkar-bongkar tasnya!!. Adalagi temen kuliah slam yang selalu bawa tas, katanya "kalo gak bawa tas, serasa bukan mahasiswa" wahaha ada ada aja!!

[berat kosong 1.5 kilo, kalo sudah diisi bisa sampe 6 kilo lebih]

Yup buat sobat sobat slam, Apa sih yang selalu ada didalam Tas kalian? coba dibongkar!!! Slam pengen tahu!!! Tag ini buat sobat yang udah koment ya!

18 April 2010

PILWAKOT Semarang 2010

16 comments:
Semarang, 18 April 2010 adalah tanggal yang menentukan nasib  kota semarang untuk 5 tahun kedepan.  Yup barusan slam ikut mensukseskan PILWAKOT SEMARANG  tahun ini  di TPS 4 Kecamatan Gunungpati.

Pukul 11:50 slam nyoblos anunya *loh kok siang amat slam?*,  yup setelah olahraga rutin tiap minggunya  dan jadi upik abu dirumah (red : nyuci  baju) selesai sekitar jam 11an. Sempat dipanggil orang TPS4  disuru cepetan nyoblos!! Sudah siang katanya, Dan slam jawab “mengko sek pak, jek ngumbai!!” *tangan basah  penuh busa dan telanjang dada Cuma pake celana basket warna biru*.

Sebenarnya tidak dapat undangan dan kartu pemilih, tapi disuru nyoblos pakai KTP saja *kok nyoblos si? Gak pake nyontreng lagi tho?*. Cuma modal KTP bisa nyoblos coy!!

[ 11:50 @ TPS 4 Kecamatan Gunungpati]

Di TPS 4 Kec. Gunungpati Calon nomor 1 mengungguli calon yang lainnya. ehhh.... ngemeng-ngemeng Mau tau gak nih? siapa tadi calon walikota yang slam Coblos? hehehee tapi jangan bilang siapa siapa ya!!! *bisik-bisik*.coba diblock kalimat yang hitam ini. RAHASIAAAAAAA hehehehe KETIPUUUUU.

Pokoknya Siapapun nanti walikota yang terpilih, semoga bisa menjadikan kota semarang lebih baik, terdepan diantara kota laindan memberikan solusi bijak agar Semarang tidak lagi menjadi langganan Banjir ROB. Kalo diJogja sudah ada Katon Bagaskara dengan lagunya “JOGJA” pulang kekotamu…na..na..na..na *asal nyanyi  seingatnhya* dan menjadi kebanggan masyarakat jogja. Masak disemarang lagunya yang itu itu melulu dan tidak berubah dari dahulu “SEMARANG KALINE BAJIR” bwehehehehe.

Mau lihat hasil tabulasi PILWAKOT SEMARANG Klik DISITU

17 April 2010

Terciptanya blog SlamDunK

16 comments:
Yak Ini blog saya, walaupun isinya katrok!!! ini tetap area kekuasaan saya.. jadi apapun yang ada disini terserah saya dong hehehe.


1. Apakah nama profile blog-mu? Apa artinya?
SlamDunK, opo artine yo? Bentar saya ambil buku primbon *banting buku memasak, ubek-ubek gak nemu*, gak ada artinya sih Cuma berhubung nama panggilannya “Slam” , terus suka yang namanya Basket tapi gak bisa nge-DunK, dan biar lebih mesra manggilnya diawali "aa", jadinya aaslamdunk.*manggilnya harus mesra lho ya!!!*

2. Apakah nama blog-mu, apa artinya dan mengapa dinamakan seperti itu?
arinya kayanya sama dengan tag nomor 1. ayo scroll keatas!!

3. Sejak kapan mulai tertarik untuk membuat karya tulisan?
sejak kapan ya? mungkin sejak baca novelnya Laskar Pelangi dan Kambing jantan!. kalo dari kecil si lebih tertarik dengan gambar menggambar, sketsa atau apapun. Karena hanya dengan gambar kurang bisa real, jadi slam coret coret aja gambarnya dengan tulisan yang dipanjangkan. *gak jelas yo?*

4. Apa motifasimu membuat blog ini?
motivasi utamanya si buat buang sial hehehe..... dan sialnya harus tetap sharing apapun yang bisa bermanfaat. buat share aja deh. *sambil minum AQua dingin*

5. Siapa yang menginspirasimu untuk membuat blog?
Dulu si latah gara-gara temen punya blog terus jadi kepenegn, Dia Ialah Bustail, sohib slam dari kecil sampe sekarang, dia ngajakin bikin blog karena terispirasi si Kambing, akhirnya ikutan deh nulis gitu, eh malah sekarang doi jarang banget nulis...*oooo ngajari kok malah mutung? ajar sisan kowe!!* ini dia fotonya waktu touring bareng.. kaya dua sejoli yang tidak terpisahkan ya?


[wisata ghoib di tugumuda depan lawang sewu]


6. Siapa(-siapa) teman bloger yang mengajari dan membantumu membuat blog? (say something for apreciation).
ada yang dari Semarang, Bali, kudus, bojonegoro, temen kampus stekom, dan para master di dunia maya. wah banyak sih... kalo ada yg kelupaan nyebutnya bisa-bisa dilempar pake sepatu bekas!! pokoke Matur Tengkyu buat sobat yg sudah mengajari dan membatu slam bikin blog. yang dari bali, kudus,

7. Sekarang sudah punya berapa blog? Apa aja?
*ngitung pake jari* ada berapa ya? 1,2,3,4,5,6,7,8,9 eh!!.. ada 5 lebih, tapi yg masih sering dimandiin, di kasi parfum dan di kasi lispstik ada 3, aaslamdunk (yang ini) , badakjawa blog ilustrasi dan gambar aja, dan slamdunk versi posteorus.

13 April 2010

Rokok Bagi Olahragawan

16 comments:

Bertolak belakang dengan pentingnya merokok, dan Slam juga sedang tidak membahas fatwa Haram merokok yang kemarin ramai diperdebatkan dan sekarang entah bagaimana kelanjutannya "hangat hangat tai ayam". Tapi hubungan antara Rokok dan para atlit olahraga.

Kemarin senin sore slam dan kawan kawan main basket di lapangan tercinta. Ada hal yang aneh tapi mungkin sudah dianggap wajar waktu Si poting dan si cumi saat melakukan pemanasan. *lhoh pemanasan kok aneh slam?* yang ini beda, masak pemanasan basket dilakukan dengan menghisap rokok?
Jadi mereka pemanasan drible dan shoting bola sambil menghisap empas-empos jarum dimulut,  *sepertinya enak byianget ya?*

Dan waktu selesai main bukannya melakukan pendinginan, eh malah lanjut nyumet rokok!!. WHAT THE ****!!.  ASSHHH KAREPMU CAH!! Sudah kaya pakdeku aja yang habis makan  kalo belum merokok masih ada yang kurang, kurang nikmat katanya!!. apa benar?


Tidak dipungkiri rokok sangat mempengaruhi prestasi seorang olahragawan. Sebab, asap rokok dapat mempengaruhi kerja paru-paru dalam menyerap oksigen. Selain gangguan penyerapan oksigen, sedikit sekali atlet yang mampu berprestasi karena mengkonsumsi rokok. Kalaupun ada, prestasi mereka tak bertahan lama. Selain itu, rokok juga dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan paru-paru. Bahkan, menurut data survey di seluruh dunia, setiap tahun 4 juta orang meninggal akibat merokok.

MASIH INGAT LARANGAN MEROKOK DI TIPI?
Merokok dapat menyebabkan kangker (kantong kering) serangan jantung (jarang beruntung) impotensi (ti*itnya semapot kalau liat yang seksi) dan gangguan kehamilan ( gara gara impotensi tadi) dan janin (jajan es lilin).

Tuhh kan impotensi? ih parah?!! Jadi buat adik-adiku yang main basket dan seluruh atlit diindonesia bisa berprestasi tanpa rokok, dan gak mau impotensi.

09 April 2010

Lapangan Berlubang NO PROBLEM!

22 comments:

Sepanjang jalan di Semarang-Ungaran-Gunungpati semuanya gak ada lagi yang mulus. Hampir semuanya berrelief dan berpahat indah *baca=lobang plus nggronjal*. Hujan dan kuwalitas jalanlah yang dijadikan Kambing potong *eh kambing hitam-nya*. Alhasil velg dan ruji ban sepeda motorku pada penyok, shock pun juga ikut bocor.

Kondisi jalan sekarang ini tidak jauh beda dengan kondisi di lapangan basket yang kita pakai bermain tiap minggunya, yaitu sama-sama rusak, tapi mau tidak mau ya tetap dipakai karena tidak banyak pilihan yang kita punya "Rusak atau tidak Basket sama sekali".

Tapi ada perbedaan antara rusaknya jalan dan rusaknya Lapangan basket

saat orang dijalan melalui jalan yang berlubang, dan tak sengaja nyemplung atau terpental dari jok motor, dengan ikhlas mereka mengeluarkan sumpah serapah, semua peliharaan tarzan di hutan sepertinya pada kabur dijalan dan berhamburan  kemana-mana. "A*U ik nyemplung!!, B*J*NG*N dalane!!!, K*MPR*T dalanae kok rak didandani!!, M*NY*T sopo to iki sing gawe dalan!!, DIAMPUTT... NDASKU BOCOR NDA!!" . kata-kata seperti itu menjadi hal yang lumrah saat melewati jalan berlubang.

Tapi berbeda dengan saat kita bermain dilapangan yang berlubang, seperti terpelset pasir sampe berdarah, sepertinya tidak ada yang disalahkan selain diri kita sendiri *kenapa tadi gak hati-hati*. Semua tertawa bahagia ketika bola masuk ke keranjang dan masih tersenyum saat keringat mengucur deras dilapangan. Lapangan berlubang tidak jadi masalah, Semua kekurangan  bisa tertutupi oleh gelak tawa dan canda teman-teman dilapangan.

Lapangan Di FMIPA UNNES, yup sekarang kita selalu bermain disana karena tergusur dari FIK saat direnovasi, dan tersingkir oleh para mahasiswa UNNES yang lebih berkompeten. Sekarang kita bersama teman-teman tetap setia merawat sendiri lapangan beraspal ini,  mengelas ring yang bengkok, mengencangkan sekrup yang kendor.

*lanjut nyari jobside buat beli sepatu basket*

06 April 2010

Jogja Never Ending Asia

14 comments:
Memang benar ya Istilah "Jogja Never Ending Asia", buktinya kita TURING (unTUne gaRING), dan tujuannya jogja lagi jogja lagi!? WHAT THE!! seperti kagak ada matinya, kagak ada bosennya gitu. Walaupun tempatnya sama "Jogja" tapi pengalaman dan petualangan tiap orang yang menikmatinya tentu berbeda, tergantung bagaimana kita menikmatinya, ENJOY AJA "nah lho nyrempet dikit sama kenikmatan lagi tho!?".

[14:55 tempat berkumpul, @ POM BENSIN Karangjati]

Si Bolang Ber-sembilan kembali menjajah Jogja dengan anggota baru, Si Topan anak jalanan dan Nuning Daratista yang sudah lulus test menjadi keanggotaan tetap dengan syarat mutlak harus menyediakan tempat bermalam GRATIS!!*hohoho kwapuok rak!!*. Sebenarnya ada 3000 anggota yang kuciwa because karena gak bisa ikut touring. Berhalangan datang dengan berbagai rintangan, halangan dan cobaan (akeh men yo slam? halakok seng melu mung cah 9 hayo!!)

Lihatlah diatas, tempat penginapan yang segede gini, Konon dikabarkan GRATIS!!! masyaalohhh. Ternyata ini rumah kontrakan milik eyang-nya si Nuning Daratista, Yak Slam dan gerombolan Kucingers mengucapkan Terimakasih byianget  buat eyang-nya Nunging (matur tengkyu bahasa gunungpatinya).

[semoga si Tuyul diampuni dosa dosannya]

[penginapan milik on-nya Nuning daratista]

[wah kalo yang ini didoakanpun gak akan sembuh!! sudah bawaan orok!]


Pukul 23:00 kita jeng jeng (jalan-jalan) ke Malioboro, sampai disana tidak dapat membeli oleh-oleh apapun karena toko-toko dan lapak sepanjang malioboro sudah pada kukut, tinggal kemaraian di Pasar Sore, pasar kembang, Angkringan Kopi Jos, Benteng Vandenburg, monumen serangan umum 1 maret, dan tepat di lampu merah perempatan itu sungguh ramai byianget!!! (saking banget-nya jadi byianget). Ada puluhan anak muda entah dari kolong langit mana melakukan konser jalanan bernyanyi, menari dan orasi sungguh ramai sekali. Aroma pesing pipis kuda dan keringat puluhan anak manusia menambah semarak malam minggu itu *tutup hidung*.  Pukul 01:30 minggu pagi kita kembali ke penginapan dan tidur ala kadarnya *gelar tiker nyari bantal*.

[@ tugu jogja]

[numpang eksis]

[eksist poreper]

[at Jl Ahmad yani  Jogja, omm kasian omm.. sudah 5 jam belum makan!!]

[at benteng van den burg 11:30, diusir sama penjanganya]

[video di malioboro malam buta]


APA? WHAT? RENCANA BERUBAH?
Sudah sudah tenang ya!! slam jangan esmoni kaya gitu dong!! sabar sabar *sambil elus-elus dada Dian Sastro*.  Begini sodara sodara, rencana awal yang paginya langsung ke Pantai Glagah dibatalkan karena Gambaz Sang Korlap ternyata tidak tau jalan dan dengan pedenya menjadwalkan waktu untuk tersesat ria. Hamatanya!! tersesat kok dijadwalkan!.

Bermacam opsi ke wisata pantai seperti Samas, Depok dan Parangtritis digelar terbuka. Setelah berdebat,  adu pendapat dengan singit  gontok-gontokan, gigit-gigitan, akhirnya diambil keputusan final ke pantai Parangtritis lagi *aishhhhh  parangtritis maneh cah!!*.

Yup betul banget, walaupun sudah berkali-kali ke parangtristis tapi pesonanya tetepa memikat, sempat tergiur ngidam pengen mencoba paralayang dari ujung tebing. Tetapi setelah dilihat harganya kok mahal sekali!! 250.000 cuy!! *yah..apes rek!! ngidam terbang layang gak kesampaian*

Cuaca Dipantai parangtritis siang itu sungguh terik pada awalanya, mungkin bisa buat goreng telur panas pasirnya!!!*lanjut oles handbody kesekujur tangan+kaki*. Tetapi setelah kulit agak gosong dikit, ubun-ubun menguap, serasa sudah terbiasa beradaptasi dengan lingkungan pantai yang ekstreem panasnya. Main bola sepak berlarian tunggang langgang, mainan air, memelototi pemandangan eksotik nan cantik lumayan mengisi kenikmatan lliburan minggu ini.

4 ekor kucingers menghadap ke tepi pantai tidur telungkup dipasir. Tersapu ombak seperti ikan Bandeng diasinin setengah matang (berasa bule banget gitu), saling berjejer sambil mencari target eksotik pencuci mata.
"eh kang arah jam 11!! warna merah muda!!!!" si tuyul memandang tak berkedip
"wowwwww.." tak melepaskan pandangan
"eh ada lagi tuh yang pake hotpants, suit suittttttt" si siul siul dapet pemandangan baru
"wah awas kang, ada istrimu dibelakang" masi melototi pemandangan
"hehehe luweh ah, kalo dah dipantai jadi single statusnya kang slam!!"
dan masih berlanjut mencari pemandangan eksotik, sementara kulit sudah bau gosong.


[foto wajib ketika masuk pantai, coba bandingan dengan Foto yang ini, apakah ada yg sama?]

[telah dibuka cabang Pijat urat Mak Nining Daratista, kagak ada hubungan darah dengan mak erot]

[ngadem disamping penjual rujak, cuma modal 5000]

[main bola, sudah kaya pemain bola beneran]

[berjemur, serasa bule bangets]


Semoga temen-temen yang ikut Turing (unTUne gaRING)  kali ini bisa menikmati segala kelebihan dan kekurangannya. Pokoknya apapun suasananya ENJOY AJA YA!! jangan kapok Turing bareng kita. Buat Nunging Daratista, Si Topan anak jalanan dan Bang Syukron Al katiri jangan kapok ya!! nek kapok yo kebangetan!! *sambil asah golok*

01 April 2010

Kenikmatan Naik Motor di Jalan Raya

20 comments:
[slam dan si Eye]

Kenikmatan naik motor dijalan raya? opo kuwi?

Wah judulnya kok kenikmatan ya? nyrempet nyrempet dikit sama yang berbau enak-enak kayaknya? Kenikmatan, kenikmatan yang ini bukan didapat dari menyantap kuliner, bolos jam kuliah, pacaran, mencium bau asem ketiak sendiri atau kenikmatan diranjang *tidur siang maksudnya*, tapi adalah kenikmatan saat kita menunggangi kuda besi alias sepeda motor dijalan raya yang tak mungkin kita dapat saat naik mobil pribadi, bus atau kereta.

Mengapa slam memilih pakai motor? Lha slam gak punya mobil je!!! Kalaupun pake mobil biasanya mabuk, pengen pipis terus, kepala senut-senut, tanah serasa bergoyang-goyang. Apalagi naik mobil yang ber-AC! Wahhh bisa hoax hoax dijalan. Mendingan pake mobil yang pakai AC alami aja alias kacanya dibuka.

Yasudahlah gak usah bahaslah soal mobil mabuk. Motor selain kendaraan yang efisien saat terjadi macet, murah, simple dan bayar parkir Cuma 1000 perak. Walau Saat kita naik motor kotornya udara  dan pekatnya  asap kenalpot melumuri muka, itu sudah biasa dan gak jadi masalah. Panas teriknya matahari dan terjangan hujan itu juga bisa dimaklumi, malah bisa menambah kadar kenikmatannya. Lalu kenikmatan naik motor seperti apa menurut slam?

Kenikmatan Naik motor itu cepat, anti macet dan efisien

Slam sering kena macet kalo berangkat kerja, 5 menit lagi bakal telat, dan jalanan macetnya naudzubillah,  hampir setiap hari jam berangkat kerja dan pulang kerja dari arah Ungaran hingga karangjati terjadi macet jalan merayap, jadi bukan hanya dijakarta aja yang macet. Tapi dengan instinct bak pembalap Moto GP palentino kursi, selap selip, tancap gas, ngepot sana sini akhirnya sampai dikantor kurang beberapa detik. Coba kalo naik bus atau mobil bisa bisa telat tiap hari.

Naik motor bisa menghilangkan stress
Kadang kadang kalo slam stress, pikiran penat, dan suntuk mending jalan jalan naik motor. Pergi  ke jalanan yang agak sepi dan menghempaskan emosi dengan berteriak sekencang-kencangnya sampai tenggorokan serak.  
”AUOOOOOOOOO….AAAAAAAHHH…IIHHHHHH..UUUHH ….IIIIYEEESSSS… .CIAAAATTTTT…” coba deh IT WORKS!!  Kalo stress semakin parah!!! Langsung ke Rumah sakit jiwa terdekat saja. *tidak disarankan untuk dilakukan saat jalan sedang ramai, atau di lampu merah*dijamin pasti pada melirik sinis kepada anda


Naik Motor itu romantis
Naik motor itu romantis, bisa dibilang romantis abis malah!!. pernah ujan ujanan naik motor berdua bareng pacar? *mantan pacar* (sudah pernah, next posting ya!).  Jalan pelan dan tetap mesra-mesraan? Naik motor berdua sambil cubit cubitan? (nah kalo yang dua ini slam belum pernah coba).

Naik motor bisa menyegarkan, alias cuci mata
Dijalan itu ada aja yang seger seger dan bening bening… semoga screencroot dibawah ini bisa menjawabnya hehehehee

[woh cuci mata dijalan]

Naik motor bikin kita lebih hidup.
Saat kita bosan dengan gaya naik motor yang biasa-biasa saja,  monoton, dan berasa  ngantuk,  kamu bisa coba ngebut dijalan dengan kecepatan minim 100km/jam pasti  adrenalinnya meluap-luap dan hidup jadi terasa lebih hidup. Kalo mau lebih terpacu adrenalinnya… kamu nantaningin aja pak polisi sambil mengacungkan jari tengah!!! Pasti deh jantung jadi ded deg ser dan adrenalin memuncak dikejar polisi yang mengacungkan surat tilang. Tidak disarankan buat kamu yang pakai motor bermesin kompor… belum ada 1 km pasti sudah kena tilang, dan mungkin dapat bonus pentungan tumpul.


Naik motor bisa menambah teman
Kalau dilihat dari penerawangan slam ya, pengguna motor itu komunitasnya lebih banyak ketimbang komunitas mobil.  Dari banyaknya komunitas itu kita bisa ikut gabung dan mendapatkan teman seperti situs jejaring social gitu. Dari banyak kenalan kadang-kadang bisa sharing tentang apa saja soal motor. Kaya slam yang blas gak ngerti motor jadi tau bagaimana menghidupkan motor tanpa kunci… hehehe ajar ajar maling critanya, kaya dipilem James Bond

Hehehehe kalo masih ada kenikmatan yang lain, jangan sungkan sungkan ya? silakan ditambahin aja di kolom komentar.hehehehe
Tapi jangan lupa safety riding ya? Pake helm (yang SNI), SIM, STNK,sarung tangan, dan sepatu untuk yang biasa perjalanan jauh.

[kucingers]

Oh iya besok tanggal 3-4 April 2010 Si Bolang kembali beraksi, Touring ke Jogja bareng bolo-bolo kucingers, sudah ada 8 ekor yang ikut semoga lancar dan sukses.
SALAM BIKERS,*salaman satu persatu*